Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Kejari Blora Kembali Periksa Sumadi



Reporter:    /  @ 02:56:35  /  3 Oktober 2014

    Print       Email

BLORA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora kembali memeriksa Sumadi, tersangka kasus dugaan penyimpangan tanah pengadilan agama (PA), kemarin. Sumardi datang ke kantor Kejari Blora sekitar pukul 10.00 WIB dengan didampingi penasehat hukumnya, Pujianto. 

”Tersangka Sumadi kembali diperiksa. Ia diperiksa untuk menambah berkas dari pemeriksaan sebelumnya,” kata Kasi Pidsus Dhian Yuli Prasetyo.

Dhian menambahkan, sebelumnya Kejari Blora sudah memeriksa Sumardi, namun dengan materi pertanyaan ringan. Pemeriksaan awal tersebut, dilakukan untuk menggali lagi ingatan Sumadi, terkait proyek yang dia tangani. Karena, saat kejadian, Sumadi menjabat sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) pada proyek pengadaan tanah untuk kantor PA.

”Pemeriksaan kali ini, untuk menemukan benang merah antara kasusnya dengan keterlibatan tersangka. Selain itu, juga ada banyak dokumen yang perlu dikonfirmasikan. Karena, sebagian dokumen itu ada tanda tangan Sumadi,” jelas Dhian.

Ketika disinggung soal penahanan tersangka, Dhian mengaku masih menunggu perkembangan yang ada. ”Soal itu menunggu perkembangan, yang jelas tidak hari ini,” imbuhnya. 

Sementara, penasehat hukum Sumardi, Pujianto menyatakan menghormati proses hukum yang ada. Sebab, ia melihat ada perbedaan persepsi dalam hal kerugian negara.

”Kami kooperatif dan memenuhi panggilan penyidik. Kami datang, meski ada perbedaan persepsi soal kerugian negara,” ujarnya. 

Menurut Pujianto, ada perbedaan pesepsi mengenai kerugian negara antara kilennya dengan penyidik Kejari Blora. Alasannya, harga tanah yang dibeli tidak melampaui anggaran. Sedangkan jual beli diatur dengan hukum privat, antara penjual dan pembeli. 

Diketahui, Kejari Blora menetapkan empat tersangka dalam kasus tersebut. Selain Sumadi, tiga tersangka lainnya adalah Sofyan Riyanto dan Mukhidin serta Ida Nursanti, pemilik tanah yang dibeli PA. (Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →