Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Museum Kretek Tambah 5 Wahana Wisata Anak



Reporter:    /  @ 02:08:47  /  3 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Kepala UPT Museum Kretek Kudus Suyatno menyatakan bulan ini akan dilakukan penambahan wahan baru di museum. Penambahan itu dilakukan untuk menarik minat pengunjung. Lima wahana wisata yang ditambahkan tersebut khusus untuk anak.

”Pembangunannya dimulai Oktober ini. Akan ada penambahan wahana wisata outbound anak-anak. Kemudian juga ditambah pula alat permainan, misalnya Nintendo di dalam gedung,” kata Suyanto kepada Koran Muria, Kamis (2/10).

Menurutnya, untuk menambah wahana di wisata Museum Kretek, diperlukan dana Rp 49 juta. Dana tersebut telah dianggarkan APBD 2014. Pembangunan semua wahana tersebut ditargetkan selesai dalam waktu sebulan. Sehingga pada November mendatang pengunjung sudah dapat menikmati arena baru itu.

Suyanto mengatakan, tujuan penambahan wahana sangat jelas untuk menarik minat pengunjung, terlebih anak-anak. Sebab dengan adanya wahana itu, anak-anak bukan hanya bisa belajar tentang museum. Namun juga dapat menikmati outbound dan wahana permainan lainnya.

”Selama ini kan hanya ada museum, mini boiskop dan kolam renang. Sehingga dengan adanya wahana baru ini, anak-anak dapat tertarik dan tidak bosen berwisata di sini.  Selain itu lokasi museum juga banyak yang masih kosong, sehingga masih dapat dimanfaatkan,” ujarnya.

Penambahan wahana rencananya akan ditempatkan di sebelah utara kolam renang. Sebab tempat itu yang memiliki luas dan areal pepohonan yang cukup rimbun. Sangat pas jika dimanfaatkan untuk wahana permainan outbound,” tuturnya.

Hanya saja, katanya, dana tersebut dinilai masih kurang untuk memaksimalkan pembangunan museum. Sebab dana tersebut hanya cukup untuk membuat wahana permainan outbond, itu pun sangat mepet.

”Anggaran pagarnya masih belum ada, dan kami juga tidak berani meminta kepada kepala dinas (Disbudpar). Kalau dinas menanyai saya kekurangannya, baru saya jelaskan kekurangannya. Seperti pagar area bermain dan lain sebanaginya,” tuturnya.

Beki begitu, dia mengakui tidak mengetahui jumlah kekurangannya. Sebab sebelum mengetahui, pihaknya harus konsultasi dengan ahli bangunan.  (Faisol Hadi / Suwoko)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →