Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Pj Kades Diisi PNS



Reporter:    /  @ 01:47:04  /  3 Oktober 2014

    Print       Email

Bupati Pati menyerahkan SK Pj Kades yang akan bertugas hingga pelaksanaan pilkades serentak, mulai 2015 mendatang. (KOMA / Syamsul Falak)

PATI – Pejabat (Pj) kades yang telah habis masa jabatannya, posisinya akan digantikan pejabat baru yang ditunjuk dari kalangan pegawai negeri sipil (PNS). Bukan lagi dari kalangan masyarakat, atau kades lama.

Hal itu sesuai dengan Perda tentang Kepala Desa, yang merupakan penjabaran dari UU No 6 Tahun 2014, dan PP No 43 Tahun 2014. Masa jabatan Pj kades dari PNS bisa menjabat hingga bertahun-tahun, sampai terpilih kades definitif. Sementara kades nonPNS hanya mempunyai masa tugas selama enam bulan.

”Bila jabatan Pj kades habis, dan belum dilaksanakan pilkades, maka Pj kades akan diisi PNS. Hak dan kewenangannnya sama seperti yang diterima kades definitif,” kata Bupati Pati Haryanto, dalam pengarahan dan penyerahan SK Pj kades, di pendapa Pati, Kamis (2/10).

Ia menyatakan, pilkades akan dilaksanakan secara serentak dalam tiga gelombang, selama enam tahun. Dengan demikian, maka konsekuensinya akan ada Pj kades dari kalangan PNS yang menjabat lebih dari dua tahun.

Haryanto mencontohkan, hingga gelombang pertama tahun 2015, masih ada sekitar 141 Pj kades yang akan menjabat.

Menurut dia, tugas Pj kades memfasilitasi dalam persiapan pelaksanaan pilkades. Haryanto juga menegaskan, Pj kades yang hendak maju mencalonkan diri sebagai kades, harus mundur dari jabatannya. ”Bila mencalonkan diri, Pj kades harus mengundurkan diri dulu,” ujarnya.

Menurut dia, sebagian besar anggaran pilkades dibiayi APBD Pati. Mulai dari belanja kertas suara, perlengkapan pemilihan lainnya, dan honorarium. Sedangkan biaya yang tidak ter-cover dalam APBD, seperti pengamanan dan konsumsi, dianggarkan dalam APBDes.

Dalam kesempatan itu, Haryanto mengesahkan pengangkatan sejumlah Pj kades yang tersebar di 19 kecamatan (kecuali Kecamatan Cluwak dan Juwana). (Syamsul Falak / Ali Muntoha)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →