Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

PPL Bisa Jadi “Malaikat Rokib”



Reporter:    /  @ 02:06:05  /  2 Oktober 2014

    Print       Email

JEPARA – Seorang pengawas lapangan di Kabupaten Jepara, diharapkan bisa menjadi malaikat Rokib atau malaikat pengawas manusia yang memiliki sifat jujur dan adil. Karena, pengawas lapangan merupakan ujung tombak dan garda terdepan bagi pemkab, dalam hal pengawasan dan pengendalian suatu pekerjaan. Sehingga, hasilnya bisa optimal dan sesuai dengan target dan sasarannya.

”Pengawas lapangan bisa menjadi Rokib-Rokib yang baik. Mengingat, pemkab dalam penyelenggaraan pembangunan mengalami keterbatasan dalam segala hal,” kata Bupati Ahmad Marzuqi saat membuka pembinaan pengawas lapangan se Kabupaten Jepara, Rabu (1/10) di pendapa.

Menurut bupati, pengawas lapangan bisa menyampaikan segala apa yang diketahuinya di lapangan. Utamanya, kepada para pengelola barang dan jasa. Jangan sampai ada yang ditutup-tutupi.  

”Dengan pengawasan lapangan yang baik, maka kualitas pekerjaan, pengadaan barang dan jasa serta pelayanan akan didapat. Karena, tugas pengawas lapangan tidak hanya mengawasi, tapi juga menyusun laporan, memberi teguran, memecahkan hambatan dalam pelaksanaan, menertibkan administrasi dan bertanggungjawab pada pimpinan program kegiatan,” jelasnya.

Dalam pelaksaan tugas tersebut, lanjut Bupati Marzuqi, pengawas lapangan harus melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai dengan prosedur dan tata kerja serta ketentuan teknik yang telah ditetapkan. Di sisi lain, pengawas lapangan juga dituntut harus berani mengambil tindakan, terhadap para penyedia barang dan jasa yang melakukan penyimpangan.

”Pengawas lapangan juga harus melakukan deteksi dini, terhadap berbagai kemungkinan kegagalan akibat perubahan kondisi di lapangan maupun dokumen yang ditetapkan. Perhatikan betul rentang kendali, serta kedepankan kualitas pekerjaan dengan berpedoman pada 5 tepat 4 cepat. Yaitu, tepat mutu, waktu, manfaat, administrasi serta tepat sasaran. Sementara empat cepat, yaikni cepat tahu, tanggap, cepat tindak dan cepat tuntas,” tandas bupati (Wahyu KZ / Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →