Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Kembali Pertanyakan Pelunasan Gaji



Reporter:    /  @ 01:23:47  /  2 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Tunggakan gaji para pemain Persiku sampai saat ini belum menemui kejelasan.Akibatnya, para pemain terus akan berjuang untuk mendapatkan haknya kembali lewat jalur apapun. 

Agus Riyanto salah satu pemain Persiku mengungkapkan, hingga saat ini para pemain lainnya terus menghubungi pihak manajemen. Dia berharap dalam waktu dekat ini manajemen akan segera melunasi tunggakan gaji dua bulan para pemain.

”Kami akan terus mengupayakan hak kami. Salah satu caranya dengan mendatangi langsung kerumah manajer Persiku Agus Imakudin. Itupun sudah sering kami lakukan, tapi hingga sekarang belum ada kejelasan,” katanya pada Koran Muria kemarin (1/10).

Menurut pemain yang akrab dipanggil Glondong ini, Senin (29/9) lalu, dia beserta para pemain lokal Kudus lainya sudah datang ke rumah Agus Imakudin, namun hasilnya nihil. Pihak menejemen belum bisa memberi kpastian kapan gaji tersebut akan keluar.

Kini dia mengaku sudah kekurangan materi dalam mengurus rumah tangganya. Apalagi saat ini tidak ada turnamen tarkam lagi seperti kemarin.

Terpisah, Menejer Persiku Agus Imakudin membantah telah disambangi ke rumah. Para pemain hanya melakukan komunikasi melalui telepon.

”Tidak ada, mereka hanya menelpon. Tapi karena belum ada dana, saya belum bisa memberi kekurangan gaji mereka,” terangnya.

Manajer Persiku yang juga anggota dewan ini menjelaskan, saat ini belum bisa melunasi gaji para pemain. Jika harus menalangi dengan uang pribadi dia mengaku tidak mampu. Sampai sekarang belum ada donatur yang peduli akan nasib para pemain Persiku.

”Hingga saat ini belum ada perusahaan di Kudus yang peka terhadap nasib pemain yang gajinya menunggak. Untuk itu saya belum bisa memberi kekurangannya,” tutur Agus Imakudin.

Untuk kepastian kapan gaji tersebut akan turun Imakudin belum bisa berkomentar apa-apa. Tapi jika sudah ada donatur yang menyumabang ke Persiku, pasti akan langsung diberikan kepada para pemain.

Sebelumnya, manajemen memiliki tunggakan mencapai Rp 411 juta. Jumlah tersebut termasuk biaya akomodai dan gaji pemain yang menunggak selama satu bulan. (Solichul Huda / Supriyadi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →