Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Diklat Indoor Putra dan Indoor Putri Kudus Siap Rombak Pemain



Reporter:    /  @ 01:08:59  /  2 Oktober 2014

    Print       Email

Pemain Indoor Putri melakukan latihan sebelum berangkat ke Kejurprov 2014. Meski meraih peringkat IV, pelatih diminta untuk menyiapkan nama yang akan dicoret dari Diklat. (KOMA / Faisol Hadi)

KUDUS – Tim Diklat Indoor Putra dan Indoor Putri Kudus, akan melakukan perombakan besar-besaran. Tak tanggung-tanggung, pelatih mencanangkan untuk mencoret sepertiga pemain yang tergabung di Diklat. 

Jika dalam diklat terdapat 15 pemain, maka lima di antaranya harus rela tersisih. Hal itu dilakukan merupakan dampak evaluasi total atas kekalahan diklat di Kejurprov 2014. Pelatih menilai beberapa pemain sudah waktunya dilakukan regenerasi.

”Kami harus mencari pemain lainnya untuk dapat melakukan pertandingan secara maksimal. Untuk itu kami akan mendata siapa saja yang perlu diganti dalam diklat,” kata pelatih Indoor Putri Suryani, kepada Koran Muria, kemarin (1/10).

Khusus untuk Indoor Putri, lanjut Suryani, penentuan jumlah pemain yang diganti masih menunggu evaluasi yang lebih jauh. Sebab dari catatan PBVSI, Indoor Putri memiliki kelemahan yang menonjol dari beberapa pemainnya.

Untuk itu, pihaknya berencana mengusulkan kepada PBVSI Kudus untuk memburu pemain yang dibutuhkan. Seperti halnya Yeti yang diharapkan bergabung ke Kudus, namun  akhirnya gagal, karena kalah dari Pati.

”Masih dalam rancangan, belum final. Namun jika menginginkan tim yang kuat, kami harus mencari pemain yang benar-benar kuat. Sebab pertandingan ke depannya akan lebih sulit,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya tidak buru-buru untuk mengajukan nama pemain yang dibidik. Sebab pemain Diklat masih diberikan kesempatan untuk mengikuti Bupati Cup. Pertandingan tersebut akan menjadi pembuktian pelatih untuk mengukur kembali kemampuan pemain.

Sementara itu, ketua harian PBVSI Kudus Ridwan menjelaskan, pihaknya hanya melihat usulan dari pelatih. Jika dirasa perlu menambah amunisi, maka pihaknya akan mendukung. Sebab penambahan amunisi sangta berguna untuk tim.

”Kalau saya lihat, tim putra dan tim putri memutuhkan beberapa perubahan pemain. Sebab kekalahan putra juga ada yang disebabkan dari kelemahan pemain secara individu. Namun itu belum akan dilakukan karena kami akan fokus ke Bupati Cup,”tuturnya.  (Faisol Hadi / Supriyadi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →