Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Dana Perimbangan Naik 4 Kali Lipat



Reporter:    /  @ 02:37:20  /  1 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Dana perimbangan untuk pemerintah desa akan naik hingga empat kali lipat, tahun depan. Kepastian ini disampaikan Kepala Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Wawan Setiawan, usai hasil rapat seluruh kepala desa dan pemkab.

Wawan mengatakan, dengan naiknya dana perimbangan tiap desa hingga empat kali lipat membuat pendapatan pemerintah desa bertambah drastis.  Jumlah dana perimbangan yang diterima tiap desa bervariasi, antara Rp 200 juta hingga Rp 300 juta.

“Dana perimbangan tersebut dari pemerintah kabupaten. Jumlah dana perimbangan tiap desa bervariasi, tergantung luas wilayah,” ungkapnya pada Koran Muria, kemarin.

Menurutnya, dana perimbangan tersebut diambil dari hasil pajak daerah, hasil pajak daerah dan alokasi dana desa. Dari total keseluruhan akan muncul besaran dana yang akan diberikan dari pemerintah kabupaten tersebut.

”Besar kecil dana tersebut didapat berdasarkan luas wilayah desa, tingkat kemiskinan dan jumlah penduduk. Jadi jika luas wilayah suatu desa sedikit, maka dana perimbangan akan didapat pun tidak bisa sebanyak desa yang mempunyai wilayah luas,” ungkap mantan anggota DPRD Kudus itu.

Dengan jumlah dana yang meningkat hingga empat kali lipat, katanya, pembangunan di desa pada tahun depan harus searah dengan meningkatnya dana. Desa-desa harus lebih mandiri dan melakukan pembangunan sesuai dengan aspirasi masyarakat. Segala bentuk pembangunan, baik infrastruktur maupun lainnya, harus bisa diatasi dengan dana tersebut.

”Diharapkan dengan dana yang begitu besar, pembangunan tiap desa bisa meningkat. Desa pun bisa lebih mandiri dan bisa membangun sesuai dengan aspirasi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Berugenjang, Kecamatan Undaan, Kiswo mengatakan, selain dana perimbangan, pemerintah desa juga akan mendapat dana dari pemerintah pusat. Hal itu seiring dengan disahkannya UU tentang Desa. Banyaknya dana yang mengalir ke desa, dia berencana akan membuat promosi desanya secara besar-besaran.

”Kami akan menggagas Desa Berugenjang go international. Ada banyak potensi yang kami miliki, dan itu menjadi peluang di berbagai sektor, termasuk wisata yang selama ini belum kami gagas,” tuturnya.  (Solichul Huda / Suwoko)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →