Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Pencalonan Rina Gunakan Dana KSU



Reporter:    /  @ 02:16:35  /  1 Oktober 2014

    Print       Email

Mantan Bupati Karanganyar Rina Iriani (kiri) bersama kuasa hukumnya OC Kaligis, dalam persidangan kasus dugaan korupsi subsidi perumahan Griya Lawu Asri Kabupaten Karanganyar 2007-2008, di Pengadilan Tipikor Semarang. (ANTARA / R Rekotomo)

KOTA SEMARANG – Pencalonan Rina Iriani sebagai calon bupati Karanganyar, untuk periode kedua, disebut-sebut dibiayai menggunakan dana yang berasal dari Koperasi Serba Usaha (KSU) Sejahtera Karanganyar.

Padahal KSU tersebut merupakan lembaga yang ditunjuk untuk menyalurkan dana subsidi perumahan dari Kementerian Perumahan Rakyat sebesar Rp 35 miliar.

Hal tersebut mengemuka dalam persidangan kasus dugaan korupsi subsidi perumahan Griya Lawu Asri Kabupaten Karanganyar 2007-2008, dengan tersangka Rina Iriani, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Selasa (30/9).

Dalam sidang itu, jaksa menghadirkan Ardiansyah, mantan ajudan Rina Iriani, yang ditugaskan untuk mendampingi mantan suami Rina Iriani, Toni Haryono. Ardiansyah membenarkan sejumlah pengeluaran uang dari KSU Sejahtera atas perintah Toni Hariyono.

Perintah itu untuk penggunaan uang dari KSU guna pencalonan Rina Iriani sebagai bupati untuk periode kedua. ”Jumlah uang dari koperasi yang digunakan untuk pencalonan semakin besar saat mendekati pilkada,” kata Ardiansyah, dikutip Antara, kemarin.

Beberapa kucuran dana terkait pencalonan Rina di antaranya, biaya untuk mengurus berkas pencalonan sebesar Rp 5,2 juta, dan biaya tim sukses sebesar Rp 75,3 juta. Menurut dia, pengurusan berkas pencalonan itu dilakukan di Jakarta dan Semarang.

Saksi juga mengaku pernah menyerahkan uang Rp 20 juta secara langsung kepada Rina yang berasal dari KSU Sejahtera. ”Tapi saya tidak tahu uang tersebut untuk keperluan apa,” ujarnya.

Dalam kesaksiannya, Ardiansyah juga mengungkapkan istilah Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) yang bersumber dari keuangan koperasi. Pencairan BLM tersebut, juga atas perintah mantan suami Rina Iriani.

Saksi lain Sri Sugani (asisten Rina dalam pencalonan bupati) menyatakan, KSU Sejahtera mempunyai kantor di kompleks rumah dinas bupati Karanganyar. Namun kesaksian itu sempat dibantah Rina Iriani. (Ali Muntoha)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →