Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Gaji Pemain Persijap Molor Lagi



Reporter:    /  @ 01:59:34  /  1 Oktober 2014

    Print       Email

JEPARA – Pelunasan gaji pemain Persijap yang dijanjikan akan dilunasi pada akhir bulan September, kembali molor. Sampai 30 September kemarin, pemain belum mendapatkan haknya sebagaimana mestinya. Kondisi ini membuat sejumlah pemain merasa kecewa dengan manajemen.

Salah satu pemain Persijap Ahmad Buchori mengatakan, pihaknya mengaku sampai Selasa (30/9) kemarin sore belum ada kejelasan mengenai gajinya. ”Sampai sekarang belum dilunasi mas,” kata Buchori kepada Koran Muria, kemarin.

Pemain bernomor punggung 35 tersebut juga belum mendapat kepastian, harus menunggu sampai kapan lagi untuk mendapatkan haknya. Bahkan, ia mengetahui manajemen berjanji akan melunasi pada akhir bulan September dari pemberitaan di media massa. Ia tidak diberi tahu atau tidak dijanjikan oleh manajemen kapan tunggakan gaji tersebut dilunasi.

”Saya tidak tahu soal kapan dilunasi. Justru setahu kami rencana pelunasan akan dilakukan sampai waktu yang tidak ditentukan,” terangnya.

Dia mengungkapkan, selama ini semua pemain sudah menyatakan pasrah terkait dengan masalah itu. Mayoritas pemain bahkan merasa tidak terlalu mengandalkan atau menggantungkan pada pelunasan gaji. Ia juga mengemukakan, semua pemain dari luar kota juga telah kembali ke kota masing-masing. ”Masalah pelunasan gaji, kami pasrah saja,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Cucu Hidayat. Pemain asal Bandung itu kini sudah berada di kota kelahirannya setelah belum ada kepastian soal pelunasan gaji. Dia menandaskan, selama ini yang diberikan oleh manajemen adalah sebagian dari gaji dan pengurangan atas kasbon. ”Hanya sebagian yang sudah dibayarkan,” katanya. 

Dia mengungkapkan, meskipun belum ada seremoni penutupan kompetisi, ia sudah meninggalkan Jepara sejak beberahari usai pertandingan terakhir yang dilakoni Persijap lalu. Dia juga belum memikirkan apakah masih bergabung dengan Persijap atau tidak pada kompetisi musim depan. ”Persijap di Divisi Utama, saya belum memikirkan untuk itu,” ujarnya.

Sementara itu, terkait masalah pelunasan gaji, CEO Persijap Mohammad Said Basalamah belum dapat dikonfirmasi. Terakhir, ia mengatakan akan melunasi gaji tersebut pada akhir September. (Wahyu KZ / Sundoyo Hardi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →