Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Komputerisasi Rekam Medis, Terkendala Jumlah Petugas



Reporter:    /  @ 01:44:59  /  1 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Sistem rekam medis pasien kesehatan di Puskesmas Wergu Wetan masih dilakukan secara manual. Karena minimnya petugas, pencatatan ke dalam komputer hingga saat ini belum terlaksana secara optimal.

Kholidah, petugas bagian pendaftaran di puskesmas tersebut menyatakan, belum optimalnya komputerisasi rekam medis karena yang bertugas hanya satu orang. ”Saya mengurusi bagian pendafatran sendiri. Hanya saja kadang di saat pasien ramai, dibantu oleh petugas lain,” terangnya kepada Koran Muria, Selasa (30/9).

Dia mengatakan, bahkan dirinya sering dibantu petugas kebersihan. Keberadaan petugas tersebut menurutnya sangat membantu, terutama di saat puskesmas banyak pasien. Namun, bantuan tersebut tak bisa didapatkan setiap waktu, mengingat masing-masing unit di puskesmas mempunyai tugas yang berbeda.

Menurut Kholidah, dirinya sering kewalahan menangani pendaftaran, terutama pada hari Senin hingga Rabu. Pada hari tersebut jumlah pasien mencapai lebih dari 150 orang. Berbeda dengan hari Jumat dan Sabtu, pasien yang berobat tak lebih dari 100 orang.

”Seharusnya setelah dicatat secara manual, catatan rekam medis pasien langsung dipindah ke komputer. Dengan komputerisasi akan lebih mudah melacak hal yang berkaitan dengan kesehatan pasien,” ujarnya.

Dia menambahkan, hingga saat ini dirinya belum bisa memindahkan seluruh rekam medis pasien langsung ke dalam komputer. Pasien akan menunggu lebih lama, jika seklaigus mencatat rekam medis ke dalam komputer.

Pada tahun 2008, katanya, terdapat tiga petugas di bagian pendaftaran. Sehingga tak ada kendala komputerisasi rekam medis. Berbeda dengan saat ini, dirinya tidak bisa merangkap tugas tersebut sekaligus. 

”Banyak sekali pasien yang berobat ke sini, karena puskesmas ini  membawahi delapan desa, yang terdiri dari banyak kepala keluarga,” jelasnya.

Menurutnya, jika tak diimbangi dengan jumlah petugas yang memadai, kendala komputerisasi akan terus terjadi. Dirinya sudah pernah mengajukan penembahan petugas ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, namun tak membuahkan hasil.  (Lina Budiyanti / Suwoko)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →