Tafrichan : Jangan Terburu-buru

JEPARA – Rencana Ketua Umum Persijap Tafrichan untuk mengumpulkan tokoh sepak bola Jepara akan direalisasikan. Tafrichan menyatakan akan menggelar pertemuan tersebut setelah Idul Adha nanti. Meski demikian, ia belum memberikan kepastian terkait tanggal yang akan digunakan untuk membahas masa depan Persijap itu.

”Rencana itu tetap ada, kemungkinan nanti setelah hari raya kurban,” kata Tafrichan kepada Koran Muria, Senin (29/9) kemarin.

Menurutnya, jadwal kompetisi untuk Divisi Utama musim depan masih sangat lama. Sehingga, pihaknya tidak ingin terlalu terburu-buru dalam menggelar pertemuan tersebut. Apalagi, pertemuan tersebut dimaksudkan untuk menyongsong Persijap pada musim kompetisi yang akan datang. ”Masih lama kok kompetisi Divisi Utamanya, jadi nggak buru-buru,” katanya. 

Dia mengungkapkan, menerima kenyataan pahit pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini menjadi keharusan bagi seluruh pencinta sepakbola di Kabupaten Jepara. Selain harus terdegradasi dari kasta tertinggi, saat ini Persijap masih dibenturkan dengan persoalan finansial.

Musim ini, lanjut Tafrichan, musim kompetisi terburuk yang pernah dialami Laskar Kalinyamat, setelah masuk di kasta tertinggi. Ia menilai, kesalahan terbesar dalam sisi pengelolaan yang mengakibatkan keterpurukan ini adalah tidak adanya sosok orang ”penting” di Kota Ukir yang mengelola Persijap.

”Di kepengurusan tahun ini memang tidak ada orang yang memiliki kekuatan dan sosok yang berpengaruh di Jepara. sehingga kami kualahan dalam segi finansial,” terang Tafrichan.

Pihaknya tak mau menyalahkan atau mengkambing hitamkan seseorang dalam kasus terpuruknya Persijap ini. Dia hanya menginginkan, setelah memastikan putus kompetisi lantaran terdegrasai, pihaknya akan mengevaluasi seluruh kinerja tim.

”Kami akan mengevaluasi semuanya. Tidak hanya soal degradasi dan tunggakan gaji saja. Tapi bagaimana kedepan Persijap tetap ada dan eksis kembali,” ungkapnya. (Wahyu KZ / Sundoyo Hardi)