Sopir Ngantuk, Garuda Mas Tabrak Pohon

Bus Garuda Mas bernomor polisi E 7661 HB jurusan Blora-Jakarta menabrak pohon besar di Jalan Raya Purwodadi-Semarang, Senin (29/9) sekitar pukul 02.00. (KOMA / Nurokhim)

GROBOGAN – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Purwodadi-Semarang, tepatnya di ruas jalan Desa Jatilor, Kecamatan Godong, Senin (29/9) dini hari. Bus Garuda Mas bernomor polisi E 7661 HB jurusan Blora-Jakarta menabrak pohon di pinggir jalan. Akibat kejadian tersebut kedua kaki kernet bus terluka karena terjepit jok dan bagian depan bus ringsek.

Beruntung bus yang dkemudikan Tulus Sujiyanto (41) warga Desa Bugel, Purwodadi,  dalam kondisi kosong atau tanpa penumpang. Sehingga tidak memakan korban luka atau jiwa. Kecelakaan tersebut diduga karena sopir mengantuk sehingga tidak dapat konsentrasi mengemudi.

Menurut sopir bus, kecelakaan itu berawal saat menuju Jakarta dan melintas di sekitar pemakaman, tiba-tiba seperti ada orang menyeberang. Karena laju bus cukup kencang, ia kurang dapat menguasai stir sehingga bus berjalan mepet ke bahu jalan, kemudian menabrak pohon.

”Tiba-tiba saya  melihat orang menyeberang, lalu saya banting stir ke kanan dan bus oleng. Tubuh saya letih dan mengantuk karena sudah dua hari ini belum istirahat.  Saya juga sudah beberapa hari belum pulang ke rumah,” katanya.

Selain menabrak pohon di tepi jalan, bus nahas tersebut juga nyaris menghantam sebuah bangunan rumah. ”Ketika itu saya dan keluarga sedang tidur. Saya kaget saat mendengar benturan keras di luar rumah. Ternyata ada bus menabrak pohon di depan rumah saya,” kata Nur Khamid (47). (Nurokhim/Sumarni)