16 Truk Tambang Terjaring Razia

REMBANG – Sebanyak 16 unit truk pengangkut bahan tambang yang melintas di Kecamatan Sale diamankan aparat Polsek setempat, Senin (29/9).  Belasan truk tersebut dianggap melanggar UU Lalulintas Pasal 22 tahun 2009, karena tidak menutup bagian atasnya menggunakan terpal atau plastik saat mengangkut bahan tambang.

Kapolsek Sale, AKP Isnaeni, selain untuk mengurangi pencemaran debu di pemukiman warga, penertiban tersebut itu dilakukan karena tidak sedikit penambang yang pelaku tambang yang melanggar kesepakatan dengan Muspika Kecamatan Sale belum lama ini, bahwa truk muatan tambang telah diwajibkanmemakai terpal. 

”Truk yang terjaring razia kami larang untuk melanjutkan perjalanan hingga muatan ditutup menggunakan terpal atau plastik. Tindakan tegas memang sudah selayaknya kami berlakukan, apalagi bagi mereka bandel tidak menggunakan terpal,” ujar AKP Isnaeni, kemarin.

Atas razia tersebut, para sopir akhirnya mau membeli penutup muatan berupa terpal. Kegiatan razia ini merupakan langkah pihak kepolisian untuk menciptakan kondusifitas dan rasa nyaman di tengah masyarakat. Sebab selama ini keberadaan truk tambang tanpa penutup menjadi salah satu penyebab munculnya polusi debu yang mengganggu masyarakat. (Ahmad Feri/Sumarni)