Yudi Serahkan Nasibnya ke Manajemen

JEPARA – Seiring dengan belum jelasnya perencanaan tim untuk kompetisi musim depan di Divisi Utama, nasib semua elemen di tubuh Persijap juga serba belum jelas. Termasuk nasib pelatih Persijap Yudi Suryata. Pelatih yang bergabung dengan Laskar Kalinyamat pada pertengahan kompetisi menggantikan Raja Isa itu kini menyerahkan nasibnya pada keputusan manajemen Persijap.

Yudi Suryata mengaku, sampai saat ini manajemen belum memberikan kejelasan dan terkait masa depannya di Persijap. Meskipun Persijap sudah pasti turun ke Divisi Utama, manajemen belum membuat perencanaan tim, bahkan kata Yudi, manajemen juga belum melakukan seremoni penutupan kompetisi tim di internal.

“Kalau saya ya terserah manajemen saja. Tidak ada keinginan yang berlebihan untuk bertahan di Persijap. Kalau dibutuhkan saya siap,” ujar pelatih asal Sragen itu kepada Koran Muria, kemarin.

Di usianya yang terhitung tak muda lagi, Yudi tak memiliki hasrat yang terlalu besar untuk mendapatkan job sebagai pelatih di tim tertentu. Bergabungnya dia di Persijap pada pertengahan musim lalu juga dirasa tak sengaja. Selain itu, dia juga bergabung tanpa target tertentu saat Persijap berlaga di Indonesia Super Leagua (ISL). ”Bahkan, sejak awal gabung sampai akhir kompetisi, saya merasa miris dengan kondisi Persijap,” kata Yudi.

Menurutnya, kondisi tim saat ia mulai gabung, berada dalam posisi yang tidak menguntungkan. Selain krisis financial yang mendera hingga tunggakan gaji pemain berlanjut sampai sekarang, juga hilangnya sejumlah pemain pilar yang membuat dirinya pusing untuk memaksimalkan pemain yang tersisa.

“Awalnya saya ingin memperbaiki tim di pertengahan musim saat ditinggalkan pelatih sebelumnya. Tapi, realita yang ada menjadi sangat sulit,” ungkapnya.

Dia menilai, nasib Persijap yang turun kasta dari kasta tertinggi ke Divisi Utama merupakan realitas yang harus diterima. Saat ini dia berharap tim kebangaan Kota Ukir ini mampu bangkit meskipun musim depan di Divisi Utama. 

“Harapannya, persoalan yang selama ini ada cepat selesai. Kemudian, manajemen merencanakan komposisi tim untuk komeptisi musim depan,” imbuhnya. (Wahyu KZ / Sundoyo Hardi)