Tugas Berat Menanti Tim Voli Pantai Kudus

Beberapa pelajar tengah memaksimalkan latihan untuk mempersiapkan kejuaran Prapon yang akan berlangsung pada Oktober mendatang. (KOMA / Faisol Hadi)

KUDUS – Usai memenangkan pertandingan Kejurprov Jateng, Sabtu (27/9) lalu, Tim Voli Pantai Kudus masih memiliki tugas berat yang menanti. Sebab pasca menjadi Juara dan runner up, maka mereka otomatis menjadi wakil Jateng dalam Kejurnas Pelajar 2014 akhir Oktober mendatang.

Pelatih Voli Pantai Kudus Didik Maryadi mengatakan, Kejurnas Pelajar 2014 akan dilaksanakan sekitar 29 Oktober 2014. Sehingga persiapan yang tinggal sebulan, membuat pelatih kerja keras memaksimalkan kekurangan pemain voli pantai. Apalagi, satu bulan bukanlah waktu yang lama.

”Waktunya tinggal sebentar sebelum melakukan Kejurnas di Surabaya. Tentunya pertandingan pun lebih kompetitif. Apalagi, ini sudah skala nasional,” kata Didik, kepada Koran Muria, kemarin (28/9).

Menurutnya, pembenahan pemain akan lebih ditekankan pada dua hal. Yaitu Blok dan riship-nya. Dari catatan pelatih, kedua hal tersebut masih kurang untuk pemain pantai Kudus dalam menghadapi kejuaraan tingkat nasional mendatang.

Dia mengatakan, untuk meningkatkan hal itu, pemain wajib tekun dan serius. Sebab sebulan merupakan waktu yang mepet, terlebih jika pemain masih mendapatkan materi penyeimbang lainnya seperti games dan fisik. sehingga selama sebulan khusus pemain yang mengikuti Kejurnas Pelajar 2014, hanya akan mendapatkan materi blok dan riship saja.

”Setidaknya sepekan sebelum pertandingan dimulai, hanya itu yang menjadi tugas mereka, sebab itu yang fatal. Kami juga akan menambah jam latihan khusus fitnes, dengan mengangkat beban berat supaya lompatan pemain sampai atas. Sebab skala nasional pemainnya nanti juga akan kuat-kuat,” ujarnya.

Ia menegaskan, materi tambahan sangat berguna untuk loncatan pemain. Selain itu, secara tiak langsung fisiknya juga ikut terolah dari situ. Sehingga kondisi fisik pemain tetap terjaga, sebelum pertandingan berikutnya.

Masalah tidak berhenti disitu saja, sebab pelatih juga harus mempersiapkan pertandingan yang lebih dekat. Yaitu Prapon yang akan berlangsung pada pertengahan Oktober mendatang. Sehingga dalam sebulan voli pantai menghadapi dua pertandingan sekaligus.

”Ini menjadi tantangan kami, jadi kedua pertandingan akan kami persiapkan secara bersamaan. Mudah-mudahan saja hasilnya dapat maksimal,” pungkasnya. (Faisol Hadi/ Titis Ayu)