Puslat Kudus Terhenti di 16 Besar

Pemain Puslat melakukan seleksi di GOR Wergu Kudus musim 2013 lalu. Saat ini Puslat dipaksa mengakui ketangguhan klub asal Balikpapan setelah dibantai 4-5. (KORAN MURIA)

KUDUS – Puslat Kudus harus menelan pil pahit di Piala Menpora U-14 musim ini. Alih-alih mendapatkan lawan enteng dengan melepas potensi juara Grup C, tim asuhan Slamet Sutikno justru mendapat lawan tangguh di Babak 16 Besar. Akibatnya, mereka harus dipecundangi dengan skor 4-5 melalui drama adu penalti dengan klub asal Balikpapan.

Hasil ini seolah-olah mengatakan jika keputusan sang pelatih yang melepas pertandingan kualifikasi Grup C salah besar. Red Football Academy Blitar yang diharapkan menjadi lawan tak terjadi. 

Meski begitu, Pelatih Puslat Slamet Sutikno mengaku, selama 90 menit waktu normal, Puslat menguasai ball position hingga 70 persen. Namun, taktik bertahan total yang diterapkan Balikpapan berhasil membuat Puslat menguras keringat. Berulang kali peluang didapatkan pemain Puslat masih belum bisa membobol pertahanan ketat Balikpapan.

Puslat sempat dua kali mendapat peluang berhadapan langsung dengan kiper. Namun kurang tenangnya penyelesaian akhir membuat Puslat gagal memanfaatkan peluang. Hingga pertandingan selesai skor tetap imbang tanpa gol.

Tak sampai disitu, di babak perpanjangan waktu kondisi serupa terus terjadi. Alhasil, pertandingan harus ditentukan dengan penalti.

Dewi Fortuna seakan tak berpihak pada Puslat. Penendang kedua Puslat Anang gagal menyarangkan bola ke gawang Balikpapan. Sebaliknya seluruh penendang Balikpapan berhasil membobol gawang Puslat.

”Taktik bertahan total yang diterapkan Balikpapan berhasil membuat pemain Puslat frustasi. Namun saya tetap memberikan apresiasi lebih kepada para pemain yang telah berusaha sampai disini,” ungkapnya pada Koran Muria Sabtu (27/9), lalu.

Namun punggawa Puslat boleh bangga, karena salah satu pemainnya ada yang dilirik pelatih timnas U 15. Permainan impresiv Muhammad Iqbal yang berposisi di bek kiri berhasil membuat pelatih timnas meliriknya. Rencananya jika ada seleksi pemain timnas, Iqbal akan diikutsertakan seleksi.

”Ada satu pemain puslat yang sedang dilirik pelatih timnas. Dia adalah Muhammad Iqbal. Rencananya dia akan dipanggil seleksi timnas U 15 setelah turnamen ini selesai,” pungkasnya. (Solichul Huda / Supriyadi)