Rossi Bidik Hasil Memuaskan di Silverstone

LONDON – Sirkuit Silverstone disebut Valentino Rossi sebagai salah satu yang tersulit. Tak pernah dapat hasil bagus di sana, The Doctor berharap dia bisa menjaga performanya dan tetap kompetitif.

Rossi datang ke MotoGP Inggris dengan bekal yang sangat baik setelah dia selalu berhasil naik podium di dua balapan terakhir. Pada race sebelumnya di Brno dia bahkan berhasil mengalahkan Marc Marquez.

Di seri ke-12, Rossi berharap dirinya bisa menjaga momentum bagus yang sedang didapat. Soalnya dia punya catatan yang kurang oke di sana dengan belum pernah sekalipun menang.

”Saya sungguh ingin membalap di Silverstone karena ini merupakan lintasan yang tak mudah buat saya. Tahun lalu saya meraih hasil yang tak terlalu buruk tapi saya pikir tahun ini akan bisa lebih baik lagi,” kata Rossi di halaman resmi MotoGP.

Lanjutkan membaca

Kudus Wakili Jateng di Indonesia Open II

KUDUS – Atlet voli pantai Kabupaten Kudus, M Bagus Setiawan yang akan berpasangan dengan Wawan dipastikan akan mewakili Jateng di Indonesia Open II. Mereka akan bermain melawan tim kuat dari berbagai provinsi di Bengkulu sejak hari ini (29/8) hingga Minggu (31/8) mendatang.

Pasangan M Bagus setiawan/Wawan memang bukan pasangan sembarangan. Di Indonesia Open I, mereka sukses berhasil menyabet gelar runner up.

Berbekal dari pengalaman kejuaraan yang sama beberapa bulan yang lalu, kali ini pemain Jateng dinilai lebih siap. Hal itu dibuktikan dengan target yang diberikan oleh Jateng, yang menginginkan untuk memasuki babak final dan merengkuh juara. 

Lanjutkan membaca

Arsenal VS Besiktas, Sukses Jaga Tradisi

LONDON – Arsenal memastikan tetap menjaga tradisi lolos ke babak utama Liga Champions usai menaklukkan Besiktas dengan skor 1-0 di Emirates Stadium. Gol tunggal Alexis Sanchez di menit akhir paruh pertama cukup melegakan tuan rumah untuk menyegel tiket ke babak grup.

Bermain di kandang sendiri, Arsenal berusaha menggebrak pertahanan Besiktas sejak awal pertandingan. Dalam sepuluh menit pertama, The Gunners mampu menghasilkan beberapa peluang mencetak gol.

Pertama melalui tendangan bebas Alexis Sanchez yang masih bisa ditahan, kemudian sontekan Jack Wilshere yang masih menyamping tipis di sisi kiri gawang tim tamu. Selain itu pada menit kesepuluh ketika kiper Besiktas salah memberi umpan dan langsung ditembak oleh Santi Cazorla, sayang arahnya masih belum menemui sasaran.

Lanjutkan membaca

Latihan Rutin Solusi Pemulihan Kemampuan

BLORA – Beberapa pemain Persikaba mengalami kemunduran pada kemampuan terbaiknya. Hal itu menyusul adanya libur panjang sepekan usai putaran pertama Liga Nusantara Jateng 2014. Karenanya, pelatih memberikan solusi yaitu melakukan latihan rutin.

Latihan rutin akan menjadi salah satu upaya mengembalikan kemampuan pemain. Kemampuan tersebut meliputi kemampuan fisik, tehnik, hingga mental bertanding. 

Pelatih Persikaba Yusuf Supriyanto mengatakan, anak asuhnya akan menjalani latihan rutin. Setidaknya itu dilakukan tiga kali dalam sepekan. Jika latihan itu berjalan dengan baik dan dipatuhi pemain, niscaya kemampuan pemain akan kembali.

”Melakukan latihan wajib. Seminggu tiga kali,” ujar Yusuf kepada Koran Muria, kemarin. 

Lanjutkan membaca

Persijap VS Gresik United, Puji Semangat Pemain

JEPARA – Meski Persijap terdegradasi pada akhir musim ini, tapi anak asuh Yudi Suryata tetap memberikan perlawanan sengit menghadapi tim tamu Gresik United pada laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) Grup Barat, di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Kamis (28/8). Laskar Kalinyamat mampu menahan imbang Gresik United 0-0.

Sejak kick off dimulai, Persijap memainkan tempo permainan yang lambat di awal pertandingan. Bahkan, Persijap beberapa kali mendapatkan peluang. Di antaranya, pada menit ke-5 lewat tendangan Boy Jati Asmara. Tapi peluang pertama tuan rumah masih mampu dimentahkan kiper Gresik United Aji Saka.

Dua menit kemudian, Carlos Raul menciptakan peluang emas untuk Persijap setelah lolos dari jebakan offside namun tendangannya masih melebar di sisi kiri gawang Aji Saka.

Lanjutkan membaca

Agus Riyanto Di Ujung Tanduk

KUDUS – Nasib Pelatih Persiku Agus Riyanto bersama Macan Muria berada di ujung tanduk. Keputusan manajemen untuk mengevaluasi kinerja eks PSCS Cilacap tersebut akan menjadi acuan dipertahankan atau didepak dari Macan Muria.

Padahal, sejauh ini pelatih yang akrab dipanggil Agus tersebut memiliki komunikasi baik dengan pemain. Bahkan, di bawah kendalinya, Amadou Gakou mampu beberapa kali menyandang predikat pencetak gol terproduktif dengan sembilan golnya.

Meski begitu, manajer Persiku Agus Imakudin tak bisa menentukan nasib sang arsitek begitu saja. Ia menegaskan, keputusan mempertahankan berada di tangan manajemen seutuhnya yang terdiri dari berbagai golongan.

”Kami akan mengevaluasi dahulu kinerjanya. Saya tak bisa menjawab ia akan di pertahankan atau tidak. Yang pasti hasil evaluasi itu yang akan jadi rujukan,” katanya.

Lanjutkan membaca

Tragedi Pelecehan Seksual di Sekolah

Oleh Sumardjan, SPd, M.MPd

Guru dan Kepala SDN 01 Tawangrejo, Blora

 

Permasalahan Indonesia tidak pernah berakhir dan selesai. Khususnya terhadap anak-anak yang berusia di bawah 16 tahun yang terjadi adalah pelecehan seksual di sekolah tingkat SMP dan SMA. Betapa tidak, Komnas Perempuan mencatat dalam waktu 13 tahun terakhir kasus kekerasan seksual berjumlah 93.960 kasus dari total 400.939 kasus kekerasan yang dilaporkan. Artinya setiap hari ada 20 perempuan menjadi korban kekerasan seksual dan itu termasuk para remaja.

Dari fakta yang sudah dipaparkan, betapa ironisnya Indonesia. Padahal Indonesia adalah negeri yang mayoritasnya berpenduduk Muslim. Apa yang sebenarnya terjadi di negeri ini? apakah mereka yang melakukan seksual itu hanya ingin memuaskan nafsu birahi saja dan tidak takut dengan azab Alah? Aneh memang, hukum yang diterapkan tidak sepenuhnya adil untuk rakyat Indonesia. 

Lanjutkan membaca

Spekulan BBM akan Disikat

KOTA SEMARANG – Masyarakat diminta tidak panik menghadapi kabar langkanya bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Pasokan BBM di wilayah Jawa Tengah dipastikan lancar dan terpenuhi, meski masih dijumpai antrean di beberapa SPBU.

Pemprov Jateng juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan BBM bersubsidi, karena pemerintah dan aparat kepolisian akan bertindak tegas. 

”Pengendalian bahan bakar akan dipantau. Tapi distribusi bahan bakar jangan sampai tesendat. Kalau ada spekulan akan saya sikat habis,” kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dikutip jatengprov.go.id.

Politisi PDI Perjuangan itu menyatakan, direksi Pertamina telah memberikan pernyataan bahwa distriusi pasokan BBM bersubsidi telah kembali dinormalkan. Ganjar mengaku telah melakukan pengecekan ke sejumlah SPBU di beberapa daerah.

Lanjutkan membaca

Berkas Brigadir Agus Segera Diserahkan ke Polres

GROBOGAN – Berkas tahap pertama perkara penembakan yang dilakukan salah satu anggota Ditreskrimsus Polda Jateng, Brigadir Agus Adha Prasetya telah lengkap atau P21. Untuk itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwodadi segera melakukan pemberitahuan resmi pada penyidik Polres Grobogan.

”Berkas pertama sudah lengkap kami akan memberitahukan ke Polres untuk menindaklanjuti berkas pelimpahan tahap kedua,” ujar Kajari Purwodadi Sinarta Sembiring, kemarin.

Berdasarkan Berkas tahap pertama perkara sudah ada penjelasan mengenai hasil Tim Labfor Polda Jateng. Hal itu erat kaitanya tentang bubuk mesiu yang menempel pada kepala korban dan baju tersangka. Selain itu, sudah ada hasil rekonstruksi yang dilakukan penyidik Polres Grobogan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Subagyo mengatakan, hingga kini belum mendapat laporan tentang hal tersebut.  Namun apabila sudah memperoleh pemberitahuan resmi dari Kejari, maka akan ditindaklanjuti dengan pelimpahan tahap kedua.

Lanjutkan membaca

Alfamart Manggarmas Dibobol Perampok

GROBOGAN – Sebuah mini market Alfamart yang berada di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, menjadi sasaran perampok, Kamis (28/8)

sekitar pukul 04.00 WIB. Pelaku yang diduga berjumlah lebih dari dua orang itu, membawa kabur ratusan bungkus rokok. Akibat peristiwa itu, kerugian ditaksir sekitar Rp 100 juta.

Petugas Alfamart Fitri (23) mengatakan, jam oprasiaonal Alfamart mulai pukul 07.00-22.00. Sehingga saat kejadian kondisi Alfamart tidak ada petugas karena sudah tutup. Kasus perampokan baru diketahui pada Kamis pagi (28/8), saat sejumlah karyawan masuk Alfamart.

”Kami baru mengetahui saat masuk Alfamart. Kondisi barang-barang dagangan yang semula tertata rapi berubah acak-acakan. Bahkan bagian atap ada yang jebol. Kemudian kami melaporkan kejadian itu ke Polsek Godong,” ujar Fitri.

Lanjutkan membaca

Setwan Dianggap Sunat Anggaran

BLORA – Baru sehari dilantik, kalangan DPRD periode 2014-2019 dibuat kaget dengan adanya isu penunatan anggaran. Tudingan penyunatan anggaran itu, ditujukan kepada sekretariat  DPRD (Setwan). Yakni, untuk pos anggaran seragam dinas bagi wakil rakyat. 

Seharusnya, setiap anggota dewan yang baru mendapat seragam sebanyak empat stel, namun yang diberikan hanya satu stel saja. Hal ini menimbulkan pertanyaan di sejumlah anggota DPRD yang baru dilantik itu.

”Saya menemukan sesuatu yang ganjil. Ini harus dikritisi, apakah memang seperti itu. Sebab, minimal anggaran untuk tiga stel,” kata Ketua Laskar Ampera Cabang Blora Singgih Hartono, Kamis (28/8).

Menurut Singgih yang mantan anggota DPRD ini, ada anggaran untuk seragam anggota dewan. Sehingga, ia tahu persis bagaimana penganggaran pakaian untuk anggota DPRD. Ketika ia menjabat dulu, minimal tiga stel ditambah ongkos jahit. Sehingga, anggota DPRD bisa membuat baju dinas sesuai dengan ukuran dan selera masing-masing. Namun, kali ini yang diberikan setwan hanya satu stel tanpa ongkos jahit. 

Lanjutkan membaca

Sumur Warga Mulai Kering

BLORA – Warga di sejumlah desa di Kabupaten Blora bakal kesulitan mendapatkan air bersih. Sebab, ancaman kekeringan sudah di depan mata, dengan mulai mengeringnya sumur-sumur milik warga. 

Sejumlah warga di desa-desa yang menjadi langganan kekeringan menyatakan, jika hujan lama tidak turun, maka sebagian besar air sumur milik warga akan segera habis. Mereka mengaku, masih mengandalkan debit air sumur yang mulai menipis.

”Sejak awal puasa lalu, debit air sumur menyusut drastis. Kami harus menunggu beberapa lama hingga airnya terkumpul, baru diambil,” kata salah seorang warga Desa Adirejo, Kecamatan Tunjungan, Sumarti, kemarin. 

Menurut Sumarti, hampir setiap tahun sebagian besar warga di desanya kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau tiba. Pada tahun-tahun ketika sulit air itu, pemkab selalu mengirimkan bantuan air bersih ke desanya. ”Jika air di sumur rumah mulai habis, biasanya kami ambil di sumur umum,” imbuhnya. 

Sumarti menambahkan, biasanya sumur-sumur umum sering diambil airnya oleh warga. Karena, debit airnya masih cukup banyak. Namun, jika kondisi seperti ini tidak ada hujan turun, maka air sumur umum juga akan habis. 

”Mau bagaimana lagi, kondisinya memang seperti itu. Sempat turun hujan, tapi hanya gerimis, tidak menambah debit air sumur,” keluhnya.

Pendapat senada juga dikatakan warga Desa Sonorejo, Kecamatan Blora, Jumain. Menurutnya, sebagian besar sumur warga di Blora debit airnya masih cukup. Namun, debit air itu tidak banyak dibanding saat musim penghujan. 

”Penggunaan air sumur harus hemat. Air di sumur kalau disedot, airnya cepat habis,” ujar Jumain.

Kondisi tak jauh berbeda juga terjadi di kawasan perkotaan. Warga mulai mengeluhkan berkurangnya air sumur mereka. Sehingga, warga perkotaan harus siap-siap membeli air bersih. 

”Kami harus beli air bersih, karena air sumur mulai berkurang. Mudah-mudahan hujan segera turun,” jelas salah satu warga Kelurahan Kauman, Sugiman. 

Diketahui, Pemkab Blora tahun ini menganggarkan dana bantuan air bersih sekitar Rp 150 juta. Dana tersebut hanya cukup untuk pengadaan air bersih tidak lebih dari seribu tangki dengan voume 5 ribu liter per tangki. Padahal, jumlah desa dan kelurahan yang langganan kekeringan cukup banyak. Yakni, mencapai 185 desa dan 12 kelurahan dari 295 desa di Kabupaten Blora.  (ARIES BUDI)

Kios Darurat Pasar Lasem Rawan Pencurian

REMBANG – Ratusan pedagang di Pasar Lasem yang menempati kios darurat mengeluhkan pengamanan di kawasan relokasi pedagang. Ratusan pedagang yang kini menempati lapak atau kios darurat di sisi timur Jalan Gedongmulyo, mengaku khawatir barang dagangan mereka menjadi sasaran pencurian. Sebab, keberadaan kios di kawasan relokasi tidak tertutup, sehingga rawan terjadi pencurian.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Lasem Ahmad Hasan, Kamis (28/8), mengatakan, tercatat sekitar 208 pedagang yang direlokasi ke sisi timur atau berderet dari utara hingga selatan di sepanjang Jalan Gedongmulyo. Barang dagangan mereka beragam. Antara lain sembako, sandang, hingga kelontong. 

Lanjutkan membaca

Pengendara Keluhkan Debu Jalur Pantura

REMBANG – Sejumlah pengendara sepeda motor yang melintas di pantura Desa Sendangsri, Kecamatan Lasem, mengeluhkan debu yang pekat yang berasal dari aktivitas perbaikan jalan. Tebalnya debu di tengah jalan sepanjang sekitar satu kilometer itu, menghalangi jarak pandang para pengendara motor. Sehingga mereka harus ekstra hati-hati dan mengurangi laju kendaraan supaya terhindar kecelakaan lalu lintas.

”Kami berharap ada penyiraman air secara rutin dari pelaksana proyek. Selain mengganggu kesehatan, jarak pandang kita juga terganggu. Jika tidak berhati-hati bisa saja kita bertabrakan dengan pengendara lain,” ujar salah seorang pengendara sepeda motor warga Kecamatan Kragan, Sukarman, Kamis (28/8).

Lanjutkan membaca

Dampak Kelangkaan BBM, Harga Ikan Ikut Terimbas

PATI – Harga ikan laut di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Pati, mulai merangkak naik. Kenaikan rata-rata mencapai 20 hingga 40 persen. Kenaikan ini merupakan dampak dari sulitnya mencari BBM, sehingga nelayan tidak dapat melaut.

Hal ini terlihat di Pasar Puri Pati, di mana sejumlah ikan laut mengalami kenaikan harga. Nari Winanti (34), pedagang ikan di Pasar Puri mencontohkan, ikan tongkol yang semula seharga Rp 15 ribu/kg kini naik menjadi Rp 20 ribu/kg.

Begitu juga dengan cumi-cumi, yang semula Rp 23 ribu menjadi Rp 28 ribu, kakap dari Rp 15 ribu menjadi Rp 19 ribu. Selain itu, ikan kerapu juga mengalami kenaikan dari Rp 10 ribu menjadi 14 ribu, kepiting dari Rp 45 ribu menjadi Rp 55 ribu. Kenaikan ini dikarenakan mulai berkurangnya pasokan ikan dari nelayan, karena tidak melaut akibat sulitnya mencari BBM.

Lanjutkan membaca

SPBU Siap Ganti Rugi PDAM

JEPARA – Upaya mediasi yang dilakukan Pemkab Jepara terhadap persoalan antara PDAM dengan SPBU 44.594.09 Mambak, membuahkan hasil. Hasil mediasi yang dikakukan pada Kamis (28/8) mengenai kasus pencemaran air sumur milik PDAM yang terkena kebocoran bahan bakar minyak (BBM) jenis premium menyatakan, jika SPBU Mambak wajib membayar ganti rugi pada PDAM. Di dalam mediasi itu, pihak SPBU bersedia memberikan ganti rugi kepada PDAM.

Pemilik SPBU Mambak Priyono mengatakan, pihaknya bersedia mengganti biaya yang dikeluarkan PDAM, yaitu biaya operasional droping air sebesar Rp 125 ribu per tangki dikali 80 tangki tiap bulan. Termasuk, kerugian kehilangan pendapatan PDAM sebesar Rp 31 juta tiap bulan terhitung sejak 18 Juli lalu. begitu juga dengan penggantian biaya operasional mobil tanki yang digunakan untuk droping air sebesar Rp 125 ribu per tangki dikalikan 80 tangki tiap bulan yang terhitung mulai 18 Agustus.

”Kami bersedia untuk mengganti segala kerugian yang diderita PDAM. Kami bertanggungjawab, karena memang itu kesalahan kami,” kata Priyono.

Lanjutkan membaca

Tekan Pelanggaran, Gelar Sidang di Tempat

JEPARA – Sedikitnya 56 pengendara sepeda motor maupun mobil, terjaring razia tertib lalu lintas yang digelar aparat Satlantas Polres Jepara bekerjasama dengan Dinas Perhubungan dan Pengadilan Negeri (PN) Jepara, Kamis (28/8). Razia yang dilakukan di jalur Jepara-Pati tepatnya di Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo itu, tak pelak membuat sejumlah pengendara kebingungan. Sebab, banyak di antara pengendara sepeda motor yang tak memakai helem. 

Petugas Satlantas Polres Jepara menghentikan setiap kendaraan yang melintas, dan menanyakan kelengkapan kendaraannya. Jika kedapatan tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraan ataupun surat izin mengemudi (SIM), maka petugas langsung memberikan surat tilang. Uniknya, sidang tilang dilakukan di tempat itu juga.

Lanjutkan membaca

Kenaikan Harga Darah Tak Pengaruhi Stok

KUDUS – Naiknya harga darah dari Rp 250 ribu per kantong menjadi Rp 360 ribu per kantong, tak terlalu berpengaruh terhadap jumlah stok PMI Cabang Kudus. Hingga kemarin (28/8), stok darah berjumlah 202 kantong.Jumlah tersebut bisa mencukupi kebutuhan darah hingga akhir Agustus.

Humas PMI cabang Kudus Praptiningsih mengatakan,bahwa kebutuhan darah di Kudus berkisar antara 30 hingga 40 kantong perhari. ”Dengan jumlah darah sehat yang tersedia sekarang dapat mencukui kebutuhan di Kudus,”katanya kepada Koran Muria, kemarin.  

Dia menjelaskan, sebelum darah dinyatakan sehat, darah yang diterima dari pendonor diuji melalu empat indikator.Pengujian dilakkukan terhadap darah dari Syphilis, Hepatitis B, Hepatitis C dan HIV dan AIDS. Pengujianinibertujuanuntukmendeteksiadanyapenyakitpadapendonor.Jikapositifterdapatsalahsatupenyakittersebut,darahdinyatakantidaksehatdantidakdapatdigunakan.

Lanjutkan membaca

Puluhan Pengendara Terjaring Operasi Lalin

KUDUS – Satlantas Polres Kudus melakukan operasi ketertiban lalu lintas di Jalan Kudus-Jepara, Desa Prambatan Lor, Kecamatan Kaliwungu, Kamis (28/8). Dalam operasi tersebut puluhan pengendara terjaring karena tidak memiliki kelengkapan berkendara.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Kudus Ipda Ngatmin mengatakan, operasi itu digelar untuk menegakkan aturan berlalulintas. Menurutnya, operasi serupa akan terus digelar, selain untuk menegakkan aturan juga untuk memberikan efek jera bagi pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.

”Operasi ini kami lakukan untuk menyadarkan pengguna jalan raya untuk lebih menaati aturan lalulintas. Pada operasi ini kami melakukan penindakan berupa sanksi tilang bagi pelanggar,” katanya kepada Koran Muria, kemarin. 

Lanjutkan membaca

Wajar, Jumlah Mahasiswa Akbid Menurun

KUDUS – Akbid Pemda Kudus mulai kewalahan mempertahankan jumlah mahasiswi yang menempuh pendidikan di sana. Pasalnya dengan belum rampungnya persoalan yang dihadapi, jumlah mahasiswi Akbid menurun. Namun hal itu dinilai pengelola sangat wajar. 

Direktur Akbid Pemda Kudus Trisno Suwandi mengatakan, jumlah mahasiswa Akbid yang menurun dinilai sangat wajar. Sebab sebuah sekolah kebidanan tidak selalu ramai diminati mahasiswa. 

”Kebanyakan mahasiswa lebih memilih pendidikan yang banyak memiliki lapangan pekerjaan. Apalagi profesi bidan di Kudus sudah melebihi batas. Hal itu membuat masyarakat menjadi enggan untuk melanjutkan pendidikan di Akbid,” tuturnya kepada Koran Muria, Kamis (28/8).

Selain masalah jumlah mahasiswa yang menurun akibat sengketa yang tak kunjung usai, Akbid Pemkab juga mengalami kesulitan mencari tenaga pengajar. Menurutnya, tenaga penajar merupakan syarat untuk merubah nama Akbid dan merubah Akbid menjadi sekolah tinggi.

Lanjutkan membaca

Laborat Mangkrak, Uji Tar ke Solo

KUDUS – Keberadaan laboratorium uji tar yang ada di Lingkungan Industri Kecil (LIK) Industri Hasil Tembakau (IHT) yang belum difungsikan hingga saat ini, membuat produsen rokok harus jauh-jauh mengujikan hasil produksinya. Dan Solo menjadi salah satu tujuan, karena dianggap murah.

Seperti yang dialami pemilik PR Paku Bumi Rusdi Rahman, yang menceritakan bahwa dirinya harus mengujikan tar atas rokoknya ke Solo. Dengan biaya yang dinilainya lebih murah, dibandingkan jika melakukan uji di Kudus. 

”Kalau saya, memang melaksanakan uji untuk mendapatkan sertifikasi di Solo sana. di Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Laboratorium Penguji mili Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah. Selama ini memang ke sana,” terangnya, saat ditemui di LIK IHT, kemarin (28/8).

Alasan menguji di Solo, menurut Rusdi, adalah karena harganya yang lebih murah. Yakni Rp 850 ribu. Dibandingkan jika menguji di laboratorium milik perusahaan-perusahaan rokok besar di Kudus, yang tarifnya mencapai lebih dari Rp 1 juta. ”Alasannya karena lebih hemat saja. Di bawah Rp 1 juta. Ini kan, alasan logis bagi kami pengusaha, yang mencoba untuk mencari harga yang murah,” terangnya.

Lanjutkan membaca

Pengecer Berulah, Izin Jualan Terancam

KUDUS – Dampak berita kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium memang mampu membuat masyarakat menjadi panik. Antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sering terjadi, hingga kemarin. Hanya saja yang paling menyulitkan warga adalah penjual bensin eceran yang seenaknya mempermainkan harga jual.

Saat ini, harga jual premium di tingkat pengecer, mencapai hingga Rp 9 ribu per liternya. Rata-rata menjual di kisaran harga Rp 7.500-8.000 per liternya. Inilah yang kemudian membuat Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kudus, makin ketat mengawasi ulah dari para pengecer tersebut.

Misalnya saja yang dilakukan Sri Wradiningsih, warga Kelurahan Wergu Wetan, yang kemarin (28/8) mengurus izin berjualan bensin eceran di kantor Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Daglasar). Dia mengaku harus mengurus izin, karena kesulitan mendapatkan pasokan dari SPBU.

Sri mengatakan, sebelumnya memang dia tidak memiliki izin berjualan bensin eceran, sehingga kesulitan mendapatkan jatah dari SPBU. Namun ketika dia mengurus izin di dinas, pihaknya tidak diberikan izin tersebut. kesalahannya adalah karena jawaban yang diberikan kepada petugas pemeriksa, ternyata sangat merugikan masyarakat.

Lanjutkan membaca

Polres dan Kodim Sempurna

KUDUS – Klub Polres Kudus dan Kodim mampu mendulang poin sempurna, Rabu (27/8). Sebab, di laga hari ketiga Sukun Cup 2014, keduanya meraih kemenangan telak. Kemenangan keduanya mengantarkan mereka menjadi juara grup.

Polres menjadi juara Grup A. Mereka meraih kemenangan dari BNI dengan skor 3-1. Pada babak pertama, BNI sebenarnya mampu menahan imbang Polres, 1-1. Namun di babak kedua, Polres menambah kemenangannya menjadi 2-0. Skor 3-1 berakhir sampai peluit panjang berbunyi.

Sedangkan, klub Pemda harus kecewa lantaran lawannya Asal Kemon melakukan WO. Praktis, Pemda dinyatakan menang. Sedangkan di Grup B, Koran Muria mampu meraih poin penuh usai mengalahkan Bea Cukai dengan skor, 5-4. Gol Koran Muria lahir dari kaki Fahmi Saputra menit 11, Sukma Kusuma menit 12, 14, dan 16. Serta satu gol lainnya dicetak Dimas Ragil menit 13. Di kubu Bea Cukai, mereka mampu mencetak gol dari kaki Fitranto menit 3, Oky S menit 10, dan 20, serta satu gol penutupnya dicetak Krisna menit 14.

Lanjutkan membaca

200 Orang Tertipu Arisan

KOTA SEMARANG – Ratusan orang di Kota Semarang mengaku merasa tertipu program arisan Lebaran. Total kerugian yang diderita ratusan korban itu mencapai Rp 1 miliar, dan Kamis (28/8) kasus itu dilaporkan ke Mapolrestabes Semarang.

Pihak yang dilaporkan yakni Rustina Karin, warga Sikluwang, Tembalang, Kota Semarang. Salah satu korban Jatiningsih (50), warga Karawang Barat, Tembalang, Kota Semarang menyatakan, terlapor merupakan  koordinator peserta arisan.

”Rustina itu koordinatornya, dia yang mengumpulkan dana peserta arisan,” katanya, dikutip Antara, kemarin.

Ia menuturkan, awal ketertarikan para korban untuk ikut arisan ini berawal dari tawaran akan memeroleh tabungan serta parsel Lebaran saat penutupan periode.

Masing-masing peserta, lanjut dia, membayar iuran yang besarnya antara Rp 10 ribu-200 ribu. Jumlah peserta arisan ini tercatat sudah mencapai 200 orang.

Lanjutkan membaca