Man City 0-1 Stoke City : Rekor Terhenti

MANCHASTER – Tren kemenangan Manchester City di Premier League 2014/2015 berakhir. Itu terjadi setelah City dipaksa mengakui ketangguhan Stoke City dengan skor 0-1 (0-0) pada pekan ketiga Premier League di Etihad Stadium, Sabtu (30/8) malam WIB.

Cuty mengambil inisiatif serangan sejak menit awal, namun mereka dicemaskan oleh Sergio Aguero yang terkapar karena hantaman Shawcross. The Citizen langsung mendapat peluang di menit keenam, sayang usaha Kolarov memaksimalkan sepak pojok David Silva belum membuahkan hasil.

Tim tamu berusaha keluar dari tekanan dan balik mengancam namun tembakan N’Zonzi dari depan kotak melambung di atas mistar. Tidak lama, skuat Pellegrini nyaris membuka keunggulan. 

Aksi David Silva memungkinkan Sagna mengirim umpan silang ke jantung pertahanan lawan. Ada Nasri yang menyambutnya, tapi sepakan pemain asal Prancis masih bisa dimentahkan Begovic.

Manchester Biru harus melakukan pergantian lebih awal. Pemain anyar mereka, Fernando, mengalami masalah akibat benturan dengan lawan dan Pellegrini memasukkan Fernandinho.Meski terus mendominasi pertandingan, City tak mampu mencuri gol di 45 menit awal pertandingan.

Petaka bagi City terjadi ketika Mame Biram Diouf mampu mencetak gol semata wayang pada menit ke-58. Gol yang dijaringkan mantan striker Manchester United itu juga sangat menawan. Pemain asal Senegal itu melakukan solo run dari area pertahanan Stoke.

Dengan kecepatan dan dribbling yang menawan, Diouf berhasil melewati para pemain City sebelum akhirnya menaklukkan kiper Joe Hart dari jarak dekat. Dua menit berselang, Diouf memiliki kesempatan mencetak gol setelah mendapat umpan silang dari sisi kanan. Sayangnya, Diouf gagal memaksimalkan peluang itu.

Hasil itu membuat City terpaku di urutan keempat klasemen sementara dengan koleksi enam angka. Sementara, Stoke berhasil naik ke urutan kesembilan dengan torehan empat poin. 

”Kami berusaha menciptakan ruang, Stoke bertahan sangat baik pada babak pertama dan kedua. Kami gagal menciptakan ruang, tetapi saya pikir, kami menunjukkan bahwa kami telah melakukan segalanya. Namun, kami memang tidak bermain dengan kreatif, kami kebobolan dengan mudah lewat serangan balik,” kata Manuel Pallegriniseperti dikutip BBC Indonesia. (Supriyadi)