Pasokan BBM Normal Kembali

KUDUS – Kabid Perdagangan dalam Negeri pada Dinas perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Dagsar) Kudus Sofyan Dhuhri menyatakan, sejak 25 Agustus lalu pasokan bahan bakar minyak (BBM) telah dinormalkan. Masyarakat diminta tidak panik menyikapi kebijakan pembatasan BBM sebelumnya.
”Saat ini sudah normal. Jika di sejumlah SPBU masih ada kekosongan, itu karena masih dalam proses pengiriman. Masyarakat kami minta tidak panik dan membeli stok BBM berlebihan,” ujar Sofyan saat jumpa pers, Jumat (29/8).
Menurutnya, kebijakan pembatasan BBM jenis solar dan premium dimulai pada 11 Agustus lalu. Meski dibatasi, Pertamina masih mengirimkan BBM dua jenis itu setiap hari. Hanya saja jumlahnya terbatas dan berkurang, selain itu waktunya juga tidak bisa bersamaan.

Dia menjelaskan, pemerintah pengurangan pasokan  sebanyak 10 persen. Pengiriman BBM dilakukan dua hari sekali. Akibat kebijakan tersebut, masyarakat di sejumlah daerah panik, termasuk di Kudus. Adanya gejolak tersebut, pemerintah akhirnya mengembalikan pasokan BBM seperti semula. 
Pemilik SPBU di Jalan A Yani Matahari R Joko mengatakan, beberapa hari stok BBM berkurang, sehingga beberapa kali mengalami kekosongan BBM. Namun dia memastikan mulai kemarin, stok BBM di SPBU-nya sudah mulai normal.
”Sudah normal dari kemarin, ini saja ada kiriman solar sejumlah 30 kiloliter. Sedangkan premiumnya 48 kiloliter dan pertamax 48 kiloliter. Jadi sudah aman dan tidak ada kelangkaan BBM di SPBU kami. Saya pikir di SPBU lainnya juga sama,” jelasnya. (FAISOL HADI / SUWOKO)