KPH Jaga Jati Siap Panen

BLORA – Petugas dari Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung, secara khusus menjaga pohon jati yang siap ditebang. Regu khusus dari KPH Randublatung disiapkan, untuk menjaga dan mengawasi pohon jati tersebut.
”Kami sudah membentuk regu khusus, untuk mengamankan jati yang siap tebang itu. Mereka bertugas secara khusus, untuk mengawasi sekitar 502 hektare kayu jati yang sudah diteres di sepuluh Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH),” kata Administratur KPH Randublatung Herdian Suhartono, Jumat (29/8).
Herdian menambahkan, biasanya, jati yang akan tebang akan diteres dengan cara dilubangi batang bagian bawah secara melingkar. Hal itu dilakukan, untuk menghilangkan kadar air di pohon jati. ”Proses tersebut bisa memakan waktu cukup lama, sebelum pohon jati ditebang,” imbuhnya.

Terkait pengamanan, lanjut Herdian, selain dari polisi hutan (polhut) juga ada dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Sebab, Perhutani sudah ada nota kesepahaman dengan LMDH.
”Sehingga, tidak hanya dalam bagi hasil produksi hutan saja, mereka dilibatkan. Namun, juga menyangkut soal keamanan dan bentuk lain. Angggota LMDH ikut bertanggungjawab terhadap keamanan hutan,” terangnya.
Diketahui, pohon jati yang sudah diteres selama satu sampai dua tahun itu, sebagian  besar sudah mengering. Rencananya, pohon jati akan ditebang secara bertahap pada tahun ini  dan dua tahun ke depan.
”Butuh tenaga terlatih dengan teknik khusus, saat meneres tegakan pohon jati. Sehingga, pohon-pohon jati itu bisa dimanfaatkan secara maksimal,” ucap Herdian.
Sementara itu, untuk keperluan penebangan pohon jati, lanjutnya, sudah ada tanaman baru sebagai pengganti. Jika direncanakan ditebang 250 hektare pada tahun ini, maka dua tahun lalu setidaknya Perhutani sudah menyiapkan lahan hutan baru dengan luas yang sama. (ARIES BUDI)