K2 Tak Lolos Diminta Verifikasi Data

JEPARA – Tenaga honorer kategori dua (K2) Kabupaten Jepara diminta Badan kepegawaian daerah (BKD) setempat, untuk melakukan verifikasi dan validitasi data. Mereka diberi tenggang waktu, sampai Senin (01/09) pekan depan. Hal itu mengacu pada surat dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) perihal penanganan tenaga honorer K2 yang dinyatakan lolos seleksi.
Kepala BKD Jepara Abdul Syukur mengatakan dalam surat tersebut dijelaskan, tenaga honorer K2 yang tak lolos seleksi segera melakukan verifikasi dan validasi data. Hal itu sesuai dengan PP 56 Tahun 2012, dan disertai surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM). Nantinya, data validasi itu, akan disamapaikan ke Kemenpan RB dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sebagai bahan analisa dan pertimbangan perumusan kebijakan selanjutnya. 
”Di Jepara, ada sekitar 1.040 K2 yang tak lolos seleksi CPNS lalu. Mereka semestinya melakukan verifikasi dan validasi data, untuk memenuhi surat tersebut. Bagaimana proses selanjutnya, itu terserah kementerian. Kami hanya bertugas mengirimkan data yang ada,” kata Syukur, kemarin.

Menurut Syukur, pelaksanaan validasi tenaga K2 yang tidak lolos seleksi dengan disertai SPTJM paling lambat, Jumat (29/8) kemarin dengan batas toleransi hingga Senin (1/9). Selanjutnya, semua berkas akan dikirimkan kepada Kemenpan RB untuk diproses lebih lanjut.
”Diharapkan, mereka untuk menyampaikan data atau keterangan sesuai dengan kondisi riil. Kami akan berikan sanksi administrasi, jika ada perubahan data. Sebab, tidak ada lagi K2,” tegasnya.
Syukur menambahkan, verifikasi dan validasi data akan dilaksanakan mulai dari tingkat atasan langsung K2, sampai dengan eselon II pada unit kerja masing-masing. Untuk honorer K2 yang mengabdi pada SD, data akan dikumpulkan per unit pelaksana teknis (UPT) kecamatan. Sedangkan soft copy rekap data, akan dikumpulkan di bidang perencanaan dan pengembangan BKD Jepara. (WAHYU KZ / ARIES BUDI)