Jamu Berbahaya Diamankan

KOTA SEMARANG – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang mengamankan berbagai jenis obat tradisional (jamu) yang mengandung bahan berbahaya. Selain itu, BBPOM juga mengamankan ratusan jenis kosmetik ilegal, dengan nilai total mencapai Rp 289 juta.
Jamu berbahaya dan kosmetik ilegal itu beredar bebas dipasaran, dan diamankan dari sejumlah pedagang di berbagai daerah di Jateng. Kepala BBPOM Semarang Agus Prabowo mengatakan, jamu berbahaya dan kosmetik ilegal itu diamankan dalam operasi gabungan yang diselenggarakan selama dua hari 27-28 Agustus 2014.
”Operasi tingkat nasional itu digelar di sejumlah daerah, seperti Kabupaten Boyolali, Kota Magelang, Surakarta dan sekitarnya,” katanya, dikutip Antara, Jumat (29/8).

Dari operasi tersebut, pihaknya mengamankan berbagai jenis jamu tradisional serta kosmetik ilegal yang tidak disertai dengan izin edar, serta tidak memenuhi syarat mutu dan keamanan. Ia menuturkan, produk senilai Rp 289 juta yang diamankan tersebut, terdiri atas 298 item kosmetik serta 41 item obat tradisional.
Menurut dia, barang-barang ilegal tersebut diperoleh dari beberapa pedagang saat pihaknya melakukan operasi. Agus menjelaskan, penjual barang-barang ilegal tersebut bisa dijerat secara hukum karena telah melakukan pelanggaran.
Agus mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam mengonsumsi obat tradisional, atau kosmetika karena bisa membahayakan.
”Jika memang ada yang mencurigakan terhadap produk yang digunakan masyarakat bisa langsung melapor ke kantor BBPOM, melalui jalur komunikasi yang sudah kami siapkan,” tukasnya. (ALI MUNTOHA)