Evaldo Kehilangan Ban Kapten

JEPARA – Ada yang beda dari beberapa pertandingan terakhir yang dilakoni Persijap, yakni ban kapten yang ada di lengan pemain. Selama ini ban kapten tersebut lekat dipake di lengan tangan Evaldo Silva de Asis. Tapi sejak lanjutan kompetisi musim ini usai libur panjang lalu, ban kapten ada di lengan pemain belakang lainnya, Fauzan Jamal.
Terhitung 15 Agustus lalu, atau tepatnya saat melawan Sriwijaya FC di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, jabatan kapten sudah disandang Fauzan. Lantaran, pada laga tersebut Evaldo harus menjalani hukuman akumulasi kartu.
Dari pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Persijap 1-0 tersebut, kepemimpinan Fauzan dinilai pelatih Yudi Suryata cukup berhasil. Sejak saat itu dua laga tur Bandung melawan Persib dan Pelita Bandung Raya, hingga pertandingan melawan Persegres Gresik dua hari lalu, ban kapten tetap berada di lengan pemain bernomor punggung 12 itu.

“Dia (Fauzan Jamal) adalah pemain yang cukup banyak pengalaman dan disegani di sini. Tidak ada salahnya ban kapten diserahkan ke dia,” ujar Yudi Suryata kepada Koran Muria, kemarin.
Menurutnya, hasil dari dua pertandingan kandang terakhir ini cukup memuaskan dirinya. Melawan Sriwijaya FC mampu menang dan Gresik United mampu menahan imbang. Dari dua laga tersebut tentu saja tidak mengherankan jika dalam laga berikutnya melawan Arema Cronus Yudi tetap mempercayakan ban kapten kepada Fauzan.
”Dari pertandingan kemarin di kandang, bisa dilihat performa pemain yang masih bagus meski sudah pasti terdegradasi. Hasil pertandingan kemarin tetap atas kerjasama seluruh pemain, tapi juga tak lepas dari kepemimpinan kapten,” terangnya.
Dia mengemukakan, selama ini selain Evaldo yang diseniorkan diantara pemain lain, Fauzan Jamal juga cukup diseniorkan anak asuhnya yang lain.
”Evaldo dan Fauzan sama-sama pemain senior dan bagus. Saya pikir keduanya dapat bekerja sama dengan baik,” terangnya.
Dia menambahkan, meskipun ban kapten ada di Fauzan, bukan berarti menurunkan status Evaldo di skuad Laskar Kalinyamat. Pergantian jabatan kapten ini lebih didasarkan pada pertimbngan mendapatkan formasi dan strategi yang tepat untuk setiap pertandingan. (WAHYU KZ / SUNDOYO HARDI)