Larangan Mudik Pakai Mobil Dinas Tidak Digubris Pejabat di Lingkungan Pemkab Grobogan

GROBOGAN – Larangan penggunaan mobil dinas pejabat di lingkungan Pemkab Grobogan untuk mudik atau pulang ke kampung halaman tidak digubris.  Meskipun bupati setempat telah mengintrusikan larangan tersebut kepada seluruh pejabat pada jauh-jauh hari sebelum Lebaran, namun tidak sedkit pejabat melanggar aturan tersebut.

”Kita harus bersama-sama mengawasi para pejabat. Karena kadang ada pejabat yang mengganti warna plat nomor polisi kendaraan yang semula merah menjadi hitam untuk kamuflase. Padahal pejabat harus punya budaya malu,” jelas Bupati Grobogan Bambang Pudjiono, kemarin.

Selain untuk mudik, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh pejabat pemkab agar tidak menggunakan mobil dinas untuk kepentingan pribadi. Apalagi mengganti plat nomormobil dinas. 

”Perubahan warna plat nomor yang sebelumnya warna merah menjadi hitam memang bisa dilakukan. Akan tetapi, ada prosedur khusus dari kepolisian yang harus dijalani oleh pejabat yang bersangkutan,” ujarnya.

Menurut dia, meskipun belum ada sanksi kepada pejabat yang menggunakan mobil dinas untuk mudik dan mengganti plat nomor merah menjadi hitam. Namun, para pejabat seharusnya punya budaya malu apabila mengubah plat nomor mobil dinas tersebut.

”Tujuan merubah plat nomor kendaraan mungkin karena ingin disebut mobil pribadi atau untuk manipulasi BBM bersubsidi. Atau mungkin mereka malu memakai kendaraan plat merah saat beraktivitas di luar luar kedinasaan,” katanya. (Nurochim/Sumarni)