Kacang Jepara Gurih dan Nikmat

JEPARA – Selain populer dengan beragam produk kerajinan mebel dan ukir, Kabupaten Jepara juga kaya akan aneka kuliner. Salah satunya kacang goreng pasir dan oven khas Jepar, yang gurih, renyah, dan nikmat. Selain sebagai camilan saat bersantai, kacang gurih ini juga cocok untuk oleh-oleh keluarga atau rekan di luar kota.

Melintasi Jalan Raya Jepara-Kudus, tidak sedikit toko atau psat oleh-oleh yang menyediakan kacang goreng pasir dan oven tersebut. Kacang Jepara tidak hanya digemari masyarakat Bumi Kartini dan sekitarnya, namun juga menjadi oleh-oleh favorit warga asing yang berkunjung ke Jepara.

Salah seorang pemilik toko oleh-oleh sekaligus produsen kacang khas Jepara  Kusmia mengatakan,  meski hanya menjajakan produk kacang di Kabupaten Jepara, namun kacang khas Jepara buatan Kusmia, banyak diminati pembeli dari berbagai daerah, bahkan luar negeri. 

”Pembeli kacang khas Jepara dari luar negeri, sebagian besar merupakan pebisnis mebel. Rata-rata, para bule membeli kacang untuk dikonsumsi sendiri maupun dibawa pulang ke negara asalnya sebagai oleh-oleh,” ungkapnya.

Menurut dia, bisnis makanan kecil yang dikelola sejak 1995  itu, saat Ramadan atau mendekati Lebaran, produksi kacang meningkat dua kali lipat dari hari biasa. Bahkan, pada hari biasa mampu menjual 20 kilogram, maka pada bulan puasa penjualan meningkat hingga mencapai 40-50 kilogram. 

”Pada hari biasa, kami membutuhkan sekitar 6 kuintal kacang mentah untuk produksi selama satu bulan. Sedangkan pada Ramadan,  jumlah produksi bertambah menjadi 1,2 ton per bulan,” katanya.

Penjualan kacang melonjak drastis selama Ramadan, karena kebutuhan masyarakat meningkat. Antara lain untuk parsel, suguhan Lebaran, serta oleh-oleh kerabat atau rekan dar luar kota. Terutama jenis kacang oven dengan kulit ari ari masih menempel pada butiran kacang, menjadi favorit pembeli.

Proses produsksi kacang khas Jepara tidak jauh beda dengan kacang goreng lainnya di sejumlah daerah. Bahan dasar berupa buah kacang tanah dikupas, kemudian ditaburi bumbu , lalu dijemur langsung di bawah sinar matahari. 

”setelah proses penjemuran, kacang digoreng tanpa minyak namun menggunakan pasir sungai, sehingga dinamakan kacang pasir. Sedangkan kacang oven, prosesnya sama hanya usai dijemur kacang masuk oven atau tidak digoreng,” terangnya. 

Selain kacang goreng pasir dan oven, aneka makanan ringan khas Jepara lainnya juga tersedia di Toko Kusmia. Sehingga bagi masyarakat atau pemudik yang melintas di Kabupaten Jepara dapat butuh oleh-oleh khas daerah, dapat menuju toko pusat oleh-oleh tersebut. (Wahyu Kz/Sumarni)