Tabloid Obor Tak Beredar di Ponpes Al-Anwar

REMBANG – Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang menyatakan secara tegas, bahwa tabloid obor rakyat tidak beredar di lingkungan pondok yang diasuh oleh KH Maimun Zubair tersebut. Hal ini disampaikan terkait pernyataan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Rembang yang mengamankan empat tabloid berisi kampanye hitam itu.

Ketua Ppnpes Al-Anwar Sarang Ahmad Muntaha menjelaskan, pihaknya menyayangkan pemberitaan di media massa tentang adanya majalah Obor Rakyat yang diamankan oleh Panwaslu dari Ponpes Al-Anwar Sarang dan sekarang majalah tersebut disimpan Panwaslu Rembang sebagai barang bukti. 

”Pernyataan itu tidak benar. Karena sampai saat ini belum pernah ada petugas, baik dari Panwascam Sarang ataupun Panwaskab Rembang yang datang ke Ponpes Al-Anwar Sarang, kemudian menyita tabloid Obor Rakyat tersebut dari kami,” kata Ahmad Muntoha, Sabtu (28/6).

Menurut dia, santri Ponpes Al-Anwar Sarang diajarkan untuk selalu berpartisipasi dalam Pemilu. Baik Pemilu Legislatif maupun Pemilu Presiden, dengan mengedepankan kesantunan. Sehingga dia secara tegas tidak akan membiarkan adanya majalah-majalah yang berisi kampanye hitam beredar di pesantren. 

Dengan adanya pemberitaan yang menyebutkan ditemukan tabloid obor di Ponpes Al-Anwar, pihaknya khawatir akan berkembang menjadi fitnah di masyarakat yang merusak nama baik pondok pesantren. Sehingga perlu ditegaskan bahwa berita tersebut tidak benar. 

”Sangat disayangkan Pilpres yang merupakan sarana menentukan pemimpin negeri ini, ternodai dengan kampanye hitam, fitnah-fitnah dan hasutan kepada lawan politik yang justru memecah belah persatuan umat. Oleh karena itu, kami sangat mendukung langkah-langkah Panwaslu dalam mengantisipasi penyebaran majalah Obor Rakyat di masyarakat,”  katanya.

Ahmad Muntoha menambahkan, pihaknya juga berharap bukan hanya tabloid Obor Rakyat saja yang menjadi perhatian Panwaslu Rembang. Namun juga semua majalah dan selebaran lain yang memuat kampanye hitam dan fitnah. Sebab, saat ini juga mulai beredar majalah-majalah serupa di sebagian daerah.

”Kami juga berharap masyarakat tidak mudah terpancing dengan isu dan berbagai fitnah yang beredar dan bersama-sama untuk mensukseskan Pilpres 2014,” imbuh Ahmad Muntoha.

Selain tabloid obor rakyat, pihak Panwascam Sumber juga menemukan peredaran buku saku berjudul 9 Alasan memilih Jokowi-JK. Menurut Ketua Panwascam Sumber, Gunanto menyebutkan, buku tersebut juga memuat pernytaan yang menyudutkan salah satu pasangan. UNtuk saat ini pihaknya mengaku telah intens melakukan penelusuran keberadaan buku saku tersebut.  (Ahmad Feri/Sumarni)