Prancis V Nigeria : Moment Les Blues Unjuk Gigi

BRASILIA – Prancis memang dalam kondisi on fire sejak laga pertama Piala Dunia Brasil ini. Tiga laga awal di Grup E dilewati dengan dua kemenangan dan satu hasil imbang, untuk membawanya keluar sebagai juara grup. 

Dengan modal delapan gol memasukkan dan hanya kebobolan dua gol, menunjukkan betapa ketajaman lini depan mereka. Sekaligus juga menunjukkan pertahanan mereka cukup sulit ditembus lawan.

Meski demikian, tim asuhan Didier Deschamps tidak boleh lengah menghadapi Nigeria malam nanti. Bek Liverpool Mamadou Sakho tampaknya akan absen karena cedera hamstring. Sementara Laurent Koscielny juga masih berusaha memulihkan diri dari cedera tendon Achilles.

Bek Prancis, Bacary Sagna adalah salah satu yang sadar dengan kondisi lawan tersebut. Dia bahkan sudah memperingatkan rekan setimnya agar mewaspadai kekuatan Nigeria yang bakal tampil tanpa beban dan berpotensi memberikan kejuatan.

”Karena mereka (Nigeria, Red) adalah tim terbaik Afrika saat ini. Ada banyak pemain hebat dengan kualitas yang sangat bagus dalam tim mereka. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang bermain di klub-klub besar Eropa terutama di Inggris,” kata Full-back Manchester City tersebut.

Menurut dia, Nigeria memiliki lini tengah yang terkenal sangat solid dan sangat berbahaya lantaran diperkuat oleh tiga pemain yang saat ini berkompetisi di Premier League Inggris, Peter Odemwingie (Stoke City), John Obi Mikel (Chelsea) dan Victor Moses (Liverpool).

Kondisi itu semakin lengkap lantaran Nigeria juga memiliki lini depan yang lumayan tajam, seperti Ahmed Musa yang berhasil memborong dua gol ke gawang Argentina di babak penyisihan grup. Selain Musa, striker Cercle Brugge Michael Uchebo juga dipastikan akan menjadi ancaman.

Hanya, masalah cedera juga menghinggap pada kubu Nigeria. Gelandang Michael Babatunde mengalami cedera tangan saat melawan Argentina di laga terakhir fase grup. Bahkan ia diperkirakan absen hingga turnamen berakhir. 

Selain itu, Victor Moses juga masih diragukan bisa tampil karena faktor kebugaran usai mengalami masalah pada ototnya. 

Meski begitu, bukan sebuah kemustahilan jika episode positif Nigeria justru dimulai saat menghadapi Prancis di fase knock out. Salah satu pemicunya adalah lebih segarnya mental pemain setelah menuntaskan persoalan pembayaran bonus. Federasi sepakbola Nigeria mengumumkan bahwa persoalan bonus sudah tidak ada masalah.

”Mental kami pasti lebih kuat. Sekarang sudah tidak ada persoalan di tim, konsentrasi pemain sepenuhnya ke pertandingan lawan Prancis. Kami harus memenangi pertandingan ini,” cetus Stephen Keshi, dikutip dari laman Federasi Sepak Bola Nigeria. (Supriyadi)