Pertahankan Desa Industri Melalui PLPBK

KUDUS – Tahun ini, Desa Padurenan Kecamatan Gebog mendapatkan bantuan Progam Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) 2014. Progam yang dilaksanakan PNPM mandiri itu, diharapkan masyarakat tetap mempertahankan desanya sebagai desa industri.

”Tahun ini kami mendapatkan dana sebesar Rp 1 miliar dari PLPBK melalui PNPM. Dana besar itu akan digunakan untuk membangun tempat yang menyokong bertahannya Desa Padurenan sebagai desa industri,” kata Kades Padurenan Arif Chuzaimahtum, usai acara jalan sehat sosialisasi progam PLPBK di Lapangan Desa Padurenan, kemarin.

Menurutnya, seharusnya penyaluran biaya tersebut harus digunakan untuk memabangun tempat di wilayah padat, kumuh dan miskin. Namun karena Desa Padurenan tidak terdapat tempat yang menurut kategori itu, maka akan disalurkan ke desa produktif.

Dia mengatakan, terkait penggunaan dana masih belum diketahui, apakah akan digunakan untuk membuat bangunan atau yang lainnya. Namun dia berharap kepada panitia agar menyalurkannya hal yang bermanfaat untuk masyarakat, misalnya gedung usaha.

”Harus dibangun infrastruktur yang berguna untuk menunjang aktivitas usaha masyarakat di sini. Terlebih lagi dana sebesar itu harus dihabiskan dalam satu tempat. Jadi misal dukuh A ya hanya di situ saja yang akan dibangun,” ujarnya.

Menurutnya, karena terdapat aturan yang membolehkan membangun di satu titik kawasan saja, maka pihaknya berharap masyarakat menerimanya. Sebab kegunaanya nanti akan diperuntukkan untuk seluruh masyarakat Padurenan.

Dia menambahkan, sosialisai yang dilakukan merupakan tahapan pelaksanaan PLPBK. Sosialisasi sudah dilaksanakan beberapa kali. Hasil sosialisasi menunjukkan, masyarakat sangat antusias. Sehingga dia menilai sosialisasi berjalan dengan baik. (Faisol Hadi / Suwoko)