Kepala Satpol PP Ingin Mundur Karena Ada Tekanan Dari Sejumlah LSM Terkait Penutupan Karaoke

KUDUS – Kepala Satpol PP Kudus Jadmiko menyatakan ingin mundur dari jabatannya, Jumat (27/6). Keinginannya tersebut karena ada tekanan dari sejumlah LSM terkait penutupan kafe dan tempat karaoke di Kudus saat puasa.

Menurutnya, semua karaoke sudah ditutup mulai Kamis (26/6). Hingga sekarang semuanya masih tutup dan tidak ada yang  beroperasi. Sebelum ada aksi sejumlah LSM yang meminta tempat hiburan ditutup, dia menyatakan telah melakukan razia maraton, bersama pihak kepolisian.

”Jauh sebelum ada aksi-aksi kami sudah menggelar razia ke sejumlah tempat hiburan di Kudus. Mulai Kamis kemarin juga, baik kafe maupun karaoke sudah kami minta tutup, dan kami larang beroperasi selama puasa,” katanya, kemarin.

Menurutnya, LSM hanya memojokkan dirinya dan Satpol PP. Dia mengaku tak punya kuasa untuk membela. Jadmiko mengatakan lebih memilih mundur dari jabatannya, jika LSM terus melakukan desakan.

”Saya bersedia mundur jika terus ditekan seperti ini. Semuanya saya kembalikan kepada bapak bupati mengenai jabatan saya. Namun yang jelas saya bersedia untuk mundur dari jabatan ini,” tegas Jadmiko.

Sekretaris LSM KMKB Selamet Mahmudi mengaku belum puas dengan penutupan tempat hiburan selama puasa. Dia mendesak pemkab agar membuat aturan terkait tempat hiburan di Kudus.

”Kami telah beraudiensi dengan pemkab terkait hal ini. Sudah ada kesepakatan penutupan tempat hiburan. Tapi, sayangnya hingga kini Kudus belum memiliki perda yang mengatur,” kata Selamet kepada Koran Muria, kemarin.

Menurutnya, keberadaan tempat hiburan sudah meresahkan masyarakat Kudus. Terlebih dengan menjamurnya tempat karaoke yang tidak kunjung ditindak. Penutupan seharusnya tidak hanya selama puasa, namun harus ditutup selama belum ada perda yang mengaturnya.

Selain melakukan aksi dan audiensi dengan pemkab, LSM tersebut juga membentangkan baliho berukuran besar di alun-alun. Baliho tersebut salah satunya berisi tuntutan agar kepada Satpol PP dicopot, karena tidak menindak temapt karaoke. (Faisol Hadi / Suwoko)