Kejari Kabupaten Kudus Akan Panggil 11 Saksi Dalam Kasus Korupsi Belanja Logistik BPBD Kudus

KUDUS – Kejaksaan Negeri Kabupaten Kudus, segera memanggil 11 saksi yang sebagian besar merupakan pejabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus. Mereka dimintai keterangannya terkait kasus dugaan korupsi belanja logistik pada BPBD Kudus.

”Rencananya, 11 orang tersebut akan dimintai keterangannya mulai pekan depan,” kata Kasi Pidana Khusus Paidi, Jumat (30/5), seperti ditulis Antara.

Paidi mengatakan, selain para pejabat di lingkungan BPBD Kudus, rekanan juga akan dimintai keterangannya kembali. Terkait dengan upaya Kejari Kudus menggeledah Kantor BPBD Kudus pada Rabu (28/5), katanya, sudah diperoleh 34 jenis dokumen yang dibutuhkan.

”Di antaranya, dokumen surat keputusan tim pengadaan maupun lainnya. Selain itu perjanjian kontrak dalam pengadaan logistik untuk BPBD Kudus serta tahun anggaran 2012,” tuturnya.

Beberapa dokumen tersebut, diakui Paidi diperoleh dari Kantor Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Kudus setempat. Dalam penggeledahan tersebut, beberapa pegawai yang bertugas menyimpan beberapa dokumen penting tidak berada di kantor. Sehingga pihak BPBD terpaksa melakukan pembukaan lemari secara paksa.

Terkait dengan temuan karung plastik hasil pengadaan pada 2012, Kejari Kudus belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Itu karena masih dalam proses penyidikan dan nantinya juga akan dilakukan pencocokan di lapangan.

Informasi yang berkembang, beras untuk setiap karungnya mencapai 25 kilogram. Namun yang terdistribusi diduga berkurang, sehingga Kejari Kudus akan melakukan pengecekan di lapangan guna memastikan kebenaran dugaan tersebut.

”Untuk rencana audit keuangan guna mengetahui kepastian nilai kerugiannya, Kejari Kudus sudah melayangkan surat kpada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan audit,” tuturnya. (Suwoko)