Dana Minim Jadi Kendala Pada Skuad Persikaba

BLORA – Jika musim kompetisi ini manajemen Persikaba mematok target tinggi, barangkali sulit dicapai. Sebab, tim itu hanya mengandalkan dana pembinaan dari APBD. Tahun ini sangat mungkin dana yang dikucurkan untuk Persikaba tak jauh beda dengan  cabang olahraga lain. 

Dana untuk Persikaba berasal  dari KONI. Yang mana, instansi itu menjadi induk olahraga di Blora. ”KONI tahun ini kami patok sekitar Rp 1 miliar. Itu untuk seluruh cabang olahraga (cabor),” ujar Seno Margo Utomo, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD  Blora, kemarin (30/5).

Dana itu harus dibagi ke seluruh cabor yang ada. Dia menginginkan cabor yang  berprestasi diberikan dana pembinaan yang lebih besar. Sedangkan cabor yang biasa-biasa saja, apalagi yang tidak berprestasi, mestinya diberi jatah sedikit. Terlebih pula, cabor yang diberi jatah sedikit tidak boleh iri atau protes. ”Kalau ingin dana banyak, ya harus menunjukkan prestasinya,” kata Seno.

Bagaimana dengan Persikaba? Seno mengatakan, Persikaba berada di bawah Asosiasi PSSI Kabupaten Blora. Karena itu, menurut dia, yang diketahui KONI hanya PSSI Blora. Seluruh pengelolaan dana untuk Persikaba akan dikelola PSSI daerah. ”Biar PSSI nanti yang mengurus dananya,” tandasnya.

Sementara, salah satu pengurus harian KONI Wahono, mengatakan kalau jatah tahun ini untuk KONI hanya sekitar Rp 1 miliar. Dana itu belum dipotong untuk biaya operasional dan kesekretariatan di KONI. Dana tersebut nantinya akan dikucurkan kepada lebih dari 30 cabor sebagai bentuk dana pembinaan. 

Dia mengaku sepakat dengan DPRD yang meminta ada skala prioritas untuk cabor yang berprestasi. ”Kita akan bahas nanti soal dana. Jika kondisinya seperti ini, maka untuk cabor besar maksimal bisa menerima hanya Rp 100 juta.  Tidak tahu kalau nanti di perubahan APBD ada tambahan,” katanya.

Sedangkan Ketua Umum Persikaba Agung Waskito mengatakan beban Persikaba tahun ini cukup berat. Sebab, tim harus menanggung sendiri kebutuhannya mengingat belum ada dana yang dikucurkan dari APBD. 

Kendati dia mengetahui jika nanti anggaran yang keluar untuk Persikaba, nilainya kecil. Karenanya, dia tetap akan memaksimalkan daya agar membuat prestasi. Meski dengan dana seadanya. ”Kita akan tetap jalan meski kondisi seperti ini. Dengan harapan pada perubahan APBD nanti kita dapat tambahan,’’ tandasnya. (Akrom Hazami)