Sekretaris DPRD Kabupaten Kudus Pertanyakan Hasil Kunker Dewan

KUDUS – Sekretaris DPRD Kabupaten Kudus Yuli Kasianto menagih para anggota dewan untuk segera melaporkan hasil kunjungan kerja (Kunker) selama tahun 2014, di sejumlah kota di Indonesaia beberapa waktu lalu. Setiap komisi diminta secepatnya melaporkan hasil kunker, karena sudah menjadi kewajiban mereka.

”Kami harap semua komisi segera membuat laporan dan mengimplementasikan agar ada kebijakan baru untuk daerah Kudus,” jelasnya kepada Koran Muria, Rabu (29/4).

Menurutnya, biaya anggaran kunker tidaklah sedikit. Oleh karena itu, mereka diminta segera membuat laporan hasil kunjungannya. Meski begitu, dia tidak mengetahui jumlah persis besaran anggaran yang dikeluarkan. 

”Kalau jumlah anggaran kunker yang tahu bagian keuangan. Hanya saja anggaran kunker memang sudah diterapkan dari peraturan,” imbuhnya.

Dia mengatakan, seluruh anggota dewan melakukan kunker ke luar Jawa selama empat hari. Kunker tersebut dilakukan sejak Rabu (23/4), hingga Sabtu (26/4). Hingga bulan ke empat tahun ini, angota DPRD Kudus telah melakukan kunker sebanyak dua kali.

”Komisi A melakukan kunker ke Bengkulu, Komisi B dan C kunker ke Makassar dan Bali. Sedangkan Komisi D kunker di NTB,” ujar Yuli Kasianto, kemarin.

Dia mengatakan, anggota dewan melakukan kunker sesuai dengan bidangnya masing-masing. Yuli tidak mengetahui secara detil, agenda kunker yang dilakukan di sejumlah kota tersebut. 

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kudus Superiyanto menyatakan, hasil kunker yang telah dilakukannya, yakni terkait pembangunan infrastruktur daerah. Menurutnya, berdasarkan hasil kunjungannya bersama dengan anggota Komisi C, perbaikan jalan dan jembatan baik di pedesaan maupun perkotaan harus mendapat prioritas.

”Sebetulnya ada beberapa hasil yang kami dapat dalam kunjungan kami beberapa waktu lalu. Namun yang lebih mendesak dilakukan, yakni perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan. Ini mendesak dilakukan karena memperngaruhi distribusi ekonomi masyarakat,” tuturnya. (M Hariyanto / Suwoko)