Sarjana Jangan Berhenti Belajar

JEPARA-Meskipun telah menyandang gelar sarjana, namun para alumni Universitas Islam Nahdhatul Ulama (Unisnu) Jepara, jangan lantas berhenti belajar. Para sarjana berbagai disiplin ilmu harus mampu bekerja keras dan bersemangat ibadah. Selain itu, generasi muda bergelar sarjana diharapkan mampu menjadi pelaku ekonomi. 

“Perlu diingat, saat ini kita memasuki era tata kehidupan global yang melibatkan ekonomi, politik, maupun budaya. Ketiganya telah didukung dua kekuatan besar, yaitu teknologi dan bisnis yang kemudian menjadikan sebuah tantangan, kesempatan sekaligus perluang,” ujar Rektor Unisnu, Prof Muhtarom dalam sambutannya pada wisuda sarjana strata 1 di Gedung Wanita Jepara, Rabu (30/4). 

Dia menjelaskan, dimensi ekonomi dilihat dari cepatnya aliran dan pertukaran barang. Jika tidak dapat merespon akan tertinggal. Kemudian bidang politik, banyak dijumpai gerakan demokratisasi yang mengajarkan prinsip demokrasi kepada taraf  kehidupan lebih baik, serta mengenal lebih tentang hak dan kewajiban. Sedangkan dimensi budaya yang perlu diwaspadai bersama adalah budaya teknologi. 

”Era komunikasi dan informasi ini memang besar manfaatnya sekaligus memunculkan juga fenomena baru dalam kehidupan masayarakat. Seperti pendangkalan nilai agama, lebih menghargai materi dan nilai-nilai luhur cenderung menipis, cenderung melakukan hal-hal modern dan meninggalkan norma lama yang baik dan tradisi serta budaya bangsa,” paparnya.

Selain itu, lanjut dia juga memunculkan nilai sekularistik. Yaitu memberikan perubahan signifikan kedalam kehidupan beragama, agama urusan pribadi. Pergeseran ini masih dalam bentuk trasformasi atau pergeseran sama sekali bukan dalam bentuk kemunduran agama. Islam sebagai agama wahyu akan tetap absolute dan tidak akan berubah. 

Sebanyak 365 mahasiswa Unisnu Jepara yang diwisuda tersebut berasal dari lima fakultas. Yakni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan 261 mahasiswa, Fakultas Syari’ah dan Hukum (11), Fakultas Dakwah dan Komunikasi (2), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (42), serta Fakultas Sains dan Teknologi berjumlah (7). (Wahyu Kz / Sumarni)