Pengembangan Terminal Induk Pati Capai 70 Persen

PATI – Proses pengembangan sarana dan prasarana publik di Terminal Induk Pati, sudah memasuki tahap akhir. Progres pengembangan saat ini sudah mencapai 70 persen, dan dipastikan akan rampung sesuai target.

Kepala UPT Terminal Induk Pati Kusmanto mengatakan, anggaran yang disiapkan untuk pengembangan sarpras tersebut mencapai Rp 510 juta. Menurut dia, proses pengembangan tinggal memasuki tahap akhir, dan finishing.

”Proses pengembangan dan perawatan sudah dimulai sejak Maret lalu, dan sekarang memasuki tahap akhir,” jelasnya kepada Koran Muria, Rabu (30/4).

Menurut dia, anggaran sebesar Rp 510 juta itu digunakan untuk penambahan sejumlah fasilitas. Meliputi penambahan beberapa kios baru, penataan sanitasi, serta pembangunan gapura terminal, yang tinggal proses penghiasan.

Selain itu ia menyatakan, anggaran itu juga digunakan untuk melengkapi fasilitas penerangan. Yakni memasang dua lampu besar bertenaga surya (solar cell). Program lain yakni, menambah trotoar bagi para pejalan kaki. Ini dilakukan, untuk mengantisipasi banyaknya penumpang yang memadati terminal induk saat jam-jam sibuk. 

”Setelah selesai menjadi titik pantau penilaian Adipura, kami terus fokus dalam memberikan pelayanan,” terangnya.

Ia menegaskan, saat ini pihaknya juga tengah mengupayakan peningkatan retribusi terminal. Salah satu caranya yakni dengan menyediakan sarana dan prasarana penunjang, untuk memberikan kenyamanan penumpang.

Pihaknya optimistis, dengan pengembangan tersebut, jumlah penumpang yang masuk ke terminal semakin meningkat. Sehingga banyak bus yang masuk, dan meningkatkan pendapatan dari sisi retribusi. (Syamsul Falak / Ali Muntoha)