Pemkab Kudus Kekurangan Anggaran Infrastruktur Perbaikan Jalan dan Jembatan Senilai 98 Miliar

KUDUS – Kabupaten Kudus masih mengalami kekurangan anggaran infrastruktur perbaikan jalan dan jembatan. Tahun ini, anggaran perbaikan itu hanya mencapai sebesar Rp 108 miliiar. Padahal kebutuhan perbaikan jalan dan jembatan membutuhkan anggaran sebesar diatas Rp 200 milliar.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kudus Superiyanto menyatakan, dana perbaikan tersebut harus ditambah. Anggaranb tersebut bisa ditambah pada penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Tahun Anggaran 2014 ini.

”Tahun 2014 hanya dianggarkan sebesar Rp 108 milliar dalam APBD murni. Tentu saja masih kurang,” jelasnya kepada Koran Muria, Rabu (29/4).

Menurutnya, tahun 2014 saat ini masih banyak perbaikan di jalan pedesaan dan perkotaan yang segera diperbaiki. Selain itu, perbaikan jembatan di sejumlah wilayah di Kudus juga menjadi target utama perbaikan.

”Perbaikan jalan nanti kami optimalkan pada jembatan yang berusia 30 tahun atau yang dibangun sejak 1986. Sebab ini akses utama untuk kepentingan masyarakat agar tidak terhambat. Jadi pada tahun 2015 nantinya jalan sudah halus dan jembatan tidak mengalami kerusakan,” imbuhnya.

Sebelumnya, kepala Dinas Bina Marga, Pengairan dan Sumberdaya Mineral (BPESDM) Kabupaten Kudus Sam’ani Intakoris menyatakan, akan segera memperbaiki sejumlah ruas jalan rusak. Menurutnya, kerusakan jalan di Kudus sudah sangat memprihatinkan.

Menurutnya, jalan yang mengali kerusakan mencapai 200 ruas, dari 286 ruas jalan yang ada. Hingga kini pihaknya baru menangani 101 ruas jalan. ”Sejumlah ruas memang harus segera diperbaiki, karena kondisinya memang parah. Sudah banyak warga yang mengeluh,” katanya, Kamis (10/4).

Sam’ani mengatakan, kerusakan jalan tidak hanya terjadi setelah banjir beberapa waktu lalu. Namun kerusakan tersebut juga sudah terjadi sebelum banjir. Sebelum banjir kerusakan jalan mencapai 20 persen. Sesudah banjir meningkat menjadi 60 persen. 

”Jumlah tersebut mencapai panjang sekitar 621,180 kilometer,” kata Sam’ani. (M Hariyanto / Suwoko)