Ombudsman Pastikan K2 Palsu Dicoret

PATI –Ombudsman Jawa Tengah memastikan, akan melakukan pengawalan proses pemberkasan dokumen bagi honorer K2 yang lolos CPNS. Honorer yang kedapatan melakukan pemalsuan data, dipastikan akan dicoret dan surat keputusan (SK) pengangkatan CPNS dibatalkan.

Kepala Perwakilan Ombudsman Jateng Achmad Zaid menyatakan, dari audiensi dengan Forum Komunikasi Tenaga Honorer (FKTH) Pati, didapatkan banyak ketidakberesan. Banyak K2 yang dinilai bermasalah namun lolos tes CPNS.

”Meskipun proses pemberkasan selesai pada 30 April kemarin, tapi saya akan mengawal terus. Hingga ke tingkat BKD Jateng,” katanya, kemarin.

Ia menyatakan, masih banyak K2 palsu yang tetap mengikuti proses pemberkasan. Sehingga pengawalan terhadap proses tersebut terus ditingkatkan.

”Dari hasil temuan kami di beberapa kabupaten, semua kasus yang dialami K2 ternyata hampir sama. Yakni, adanya tindak kecurangan yang dilakukan oknum. Untuk mencegah hal itu, kami memastikan jika ada dan terbukti K2 palsu yang masih menerima SK, maka kami akan mengajukan rekomendasi untuk mencoret SK tersebut,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris FKTH Pati Untung Raharjo menambahkan, pihakanya terus mengimbau kepada semua kepala sekolah untuk tidak sembarangan memberikan rekomendasi dan tanda tangan dalam SKTM. Ia juga mengingatkan semua pihak terkait meliputi, kepala UPT, Kepala Dinas Pendidikan, serta K2 palsu untuk membatalkan niatnya melakukan kecurangan.

”Sampai kapanpun, kami akan terus melakukan perlawanan terhadap semua oknum yang berniat terus melakukan kecurangan dalam pemberkasan. Selain sudah memiliki bukti kuat, kami juga siap memidanakan semua pihak yang membantu dalam meloloskan pemberkasan K2 palsu. Karena ini sudah termasuk tindak kecurangan yang terstruktur, dan sistematis,” pungkasnya. (Syamsul Falak / Ali Muntoha)