Konsentrasi Masih Jadi Momok Bagi Persiku

KUDUS – Pelatih Persiku Agus Riyanto, mengungkapkan penyebab hasil seri 3-3 timnya ketika menghadapi PPSM Sakti Magelang di Stadion Madya Kota Magelang adalah kurangnya konsentrasi para pemain belakang. Hal tersebut terlihat saat proses gol penyeimbang yang dilakukan striker PPSM Bakatal di menit 88.

”Kami kurang konsentrasi pada menit-menit akhir pertandingan dan tidak bertahan bagus. Kami juga kekurangan determinasi, kami sempat mengira laga kemarin akan berbeda. Ada kalanya kami membuat segalanya menjadi terlalu mudah bagi Persiku,” katanya.

Menurutnya, Persiku harus bermain dengan kepercayaan diri penuh. Memperlambat tempo pemainan malah membuat beberapa lini kurang konsentrasi terlebih lagi lini belakang. Serangan balik yang menyisakan tiga menit membuat Persiku kehilangan poin sempurna.

Rencananya, jeda waktu jelang pertandingan kelima akan digunakan sebaik-baiknya untuk mengasah kemampuan bertahan. Baik dari bek pertahanan ataupun sang penjaga gawang. Namun hal tersebut akan diimbangi dengan penajaman lini depan yang sampai saat ini belum bisa membawa Persiku mendapatkan kemenangan.

”Kami akan tambah porsi latihan. Semoga saja nanti ini bisa bermanfaat saat menjamu Persitema (6/5) yang saat ini berada sebagai juru kunci. Terlebih Amandou Gakou sudah berhasil mencetak dua angka,” tegasnya

Meski demikian, pemain tengah Persiku M Romlih juga tak menampikkan jika tenaga para penggawa Persiku terkuras dan mengalami kekalahan. Apalagi, pertandingan Persiku hanya berjarak tiga sampai empat hari.

”Para pemain mengalami kelelahan usai bermain pada tengah pekan lalu dan kami juga kehilangan konsentrasi ketika menjamu PPSM. Harus saya akui bahwa di menit-menit akhir Persiku kehilangan ritme bermain,” terangnya. 

Seperti diketahui, saat ini Persiku berada di peringkat empat dengan empat poin dari empat kali pertandingan. Peringkat tersebut tentunya masih belum aman, mengingat hasil tersebut didapatkan dari empat kali seri. (Alem Savero / Supriyadi)