Gubernur Ancam Copot Pelaku Pungli

JEPARA-Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan bakal membenahi sistem dan mengawasi secara serius seluruh fasilitas umum milik pemerintah, termasuk keberadaan jembatan timbang. Hal itu menyusul temuan praktik pungutan liar (pungli) di jembatan timbang yang berada di Kecamatan Subah, Kabupaten Batang belum lama ini. 

”Pokoknya, selama sepekan ke depan saya akan kosek kabeh jembatan timbang yang ada di Jawa Tengah, termasuk di Jepara,” ujar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Jepara, kemarin.

Selain di  pantura Batang, lanjut dia, terdapat sekitar 15 jembatan timbang lain di Jateng yang tidak luput dari praktik pungli. Untuk itu, pihaknya segera melakukan pemeriksaan sekaligus memberikan instruksi kepada sejumlah instansi terkait,  terutama Dinas Perhubungan yang menaunginya.

Ia menegaskan, jika masih ada praktik pungsil di 16 jembatan timbang di Jawa Tengah, pihaknya akan mencopot semua petugas yang bersangkutan.Sementara ini, hasil evaluasi sudah ada, namun untuk Jepara masih dirahasiakan.

”Saya sudah menginstruksikan kepada Dinas Perhubungan untuk memperbaiki sistem. Sebab, sistem yang ada saat ini masih banyak kekurangan. Salah satunya banyaknya antrean kendaraan, sehingga tidak sedikit yang lolos. Padahal itu membahayakan kondisi jalan apabila muatannya banyak,” terangnya.

Menurut dia, tidak hanya memperbaiki sistem, namun sumberdaya manusia serta penambahan sarana juga perlu ditingkatkan. Salah satunya penggunaan CCTV di sejumlah titik di area jembatan timbang. Karena selama ini pantauan untuk pelaksanaan jembatan timbang masih minim.

”Kita lihat nanti perkembangannya seperti apa dari Dishub. Saya juga nanti akan mengecek langsung ke lokasi dengan slonong boy,” ungkapnya.

Ganjar juga meminta peran aktif masyarakat dalam mengawasi maraknya pungli di jembatan timbang. Hal ini penting, karena peran masyarakat yang dapat memantau setiap saat menjadi salah satu kunci keberhasilan untuk menghapus pungli.(Wahyu Kz / Sumarni)