Warga Basmi Tikus Jelang Musim Tanam Tikus Merajalela

GROBOGAN-Karena benih padi selalu dimakan tikus, puluhan warga Desa Milir, Kecamatan Gubug mengadakan kegiatan gropyokan tikus, Senin (31/3). Baik kaum pria maupun perempuan dan anak-anak, turun ke lahan sawah, membawa pemukul dan cangkul. Tujuannya, untuk mengantisipasi hama tikus yang menyerang benih padi para petani.

Para petani itu, secara berkelompok mencari lubang-lubang yang diduga sebagai sarang tikus. Aksi kejar-kejaran antara petani dengan tikus pun, menjadi pemandangan yang mengundang tawa. Tak jarang, karena tikus lari ke salah satu lubang, maka petani yang lain siap-siap mengasapi lubang itu. Sehingga, tikus akan mati di dalam lubang atau keluar karena lemas kekurangan oksigen.

Kepala Desa Milir Sugeng Riyadi mengatakan menjelang musim tanam (MT) padi, serangan hama tikus mulai merebak. Bahkan, hama tikus mulai berkembangbiak. Gropyokan hama tikus ini, dilakukan untuk menekan perkembangbiakan hama tersebut.

”Para petani sangat dirugikan dengan ulah tikus yang memakan habis bibit padi. Rencananya, gropyokan akan terus dilakukan secara berkala dengan melibatkan kelompok tani lainnya secara terpadu,” kata Sugeng.

Dalam kegiatan tersebut, lanjut Sugeng, ratusan ekor tikus berhasil tertangkap. Kebanyakan berada dalam satu lubang. ”Jika populasi ini dibiarkan begitu saja, tikus-tikus ini akan mengancam tanaman padi dan berakibat gagal panen,” imbuhnya. (Nurokhim / Aries Budi)