DPC PBB Inginkan Tindakan Tegas Panwaslu

PATI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB), menginginkan adanya tindakan tegas dari Panwaslu Kabupaten Pati terkait munculnya pemasangan baliho caleg dari parpol lain. Pasalnya dalam baliho tersebut, PBB merasa tersinggung dan diremehkan karena menulis nomor urut yang menyesatkan.

Sekretaris DPC PBB Kabupaten Pati Setiyo Utomo mengatakan, baliho yang terpasang di sebelah Jembatan Soponyono Jalan Diponegoro itu, merugikan PBB dan PKPI. Sebab, nomor urut dua parpol tersebut dicetak salah. Menurutnya, nomor urut PBB yang seharusnya 14 dalam baliho berisi ajakan mencoblos salah satu caleg DPR RI itu tertulis nomor 11. Sedangkan PKPI yang bernomor urut 15, ditulis nomor 12.

“Atas pemasangan baliho menyesatkan itu, kami menginginkan ada tindakan tegas dan sesuai prosedur dari Panwaslu. Sebab selain kami sudah dirugikan dengan informasi nomor urut partai yang tidak benar, secara tidak langsung baliho itu memberikan informasi menyesatkan pada masyarakat” jelasnya, Senin (31/3).

Lebih lanjut Setiyo Utomo menuturkan, awalnya baliho bermasalah itu diketahui pihaknya pada hari Jumat (28/3). Saat itu juga disampaikan ke Panwaslu untuk segera diturunkan. Tapi, belum sempat Panwas bergerak baliho sudah raib sehari berikutnya. Ia mengaku, sudah memfoto baliho tersebut untuk dijadikan barang bukti laporan ke Panwaslu. Baik disengaja atau tidak, kasus tersebut harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

”Sejak melihat baliho itu, kader PBB ingin langsung menurunkan karena geram. Tapi jajaran pengurus DPC meredamnya, dan kami memilih untuk menempuh proses hukum,” imbuhnya. (Syamsul Falak / Akrom Hazami)