Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus Terjunkan Petugas Wanita untuk Relokasi Pasar Tiban

KUDUS – Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus, sudah mempersiapkan petugas khusus yang ditugaskan memindahkan pedagang kaki lima (PKL) di berbagai tempat di Kudus. Petugas dari Dinas Pasar mulai ditugaskan pada hari ini (1/4), dan bidikan awal yakni PKL di Kaliputu.

”Mulai Selasa 1 April, petugas itu akan mulai melaksanakan tugasnya. Namun untuk hari pertama nanti, kami akan fokuskan di Kaliputu karena daerah tersebut sudah membuat macet jalur tersebut,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Bambang Gunadi kepada Koran Muria Senin (31/3).

Jumlah petugas yang diterjunkan untuk merelokasi PKL, kata Bambang berjumlah 7 orang. Mereka semuanya wanita, dengan usia sekitar 21-23 tahun. Dinas sengaja memilih wanita sebagai petugas relokasi karena pihaknya ingin pemindahan dilakukan secara halus. Karena jika petugas yang diterjunkan laki-laki, hanya akan memicu kekerasan.

Bambang mengatakan, relokasi PKL nantinya akan digalakkan setelah Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April nanti. Sementara menunggu sampai pileg selesai, petugas akan menyosialisasikan relokasi para PKL.

Rencananya, semua PKL yang terdata akan dipindahkan ke berbagai pasar di Kudus. ”Pemindahan PKL juga bermaksud untuk meramaikan pasar-pasar di kudus,” tambah Bambang.

Setelah PKL berhasil direlokasi, katanya, petugas dari Dinas Pasar tetap ditugaskan mengawasi lokasi berjualannya para PKL. Diharapkan dengan adanya petugas khusus tersebut, tidak ada lagi yang berjualan ditempat-tempat yang menimbulkan kemacetan.

Dia menambahkan, jumlah PKL yang terus bertambah membuat pihaknya bertindak tegas. Terutama bagi PKL yang berasal dari luar Kudus, akan dipulangkan tanpa syarat. ”Ada PKL yang berasal dari luar Kudus, sedangkan kebijakan ini untuk warga Kudus, jadi mereka harus dipulangkan tanpa syarat,” pungkasnya. (Faisol Hadi/Suwoko)