Usia Peserta KB di Atas 30 Tahun

BLORA – Bidan Puskesmas Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungtuban Titik Untarsih mengatakan banyak peserta Keluarga Berencana (KB) usianya di atas 30 tahun. Hal itu mengindikasikan, para pasangan muda yang memiliki anak satu, masih belum memikirkan untuk KB.

”Program KB kan sebenarnya untuk mengatur jarak kehamilan pertama dan kedua, sesuai kehendak pemakainya. Harapannya, para keluarga muda bisa mulai ber-KB ketika memiliki anak pertama,” kata Titik.

Menurut Titik, program KB sudah dicanangkan jauh hari sejak pemerintahan Presiden Soeharto. Tujuan selain untuk mengatur jarak kehamilan, juga untuk menekan laju pertumbuhan penduduk.

”Masih ada anggapan, jika belum memiliki anak laki-laki atau perempuan belum genap. Padahal, mereka sudah punya anak lebih dari dua,” terang Titik.

Sementara itu, salah satu peserta KB di Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungtuban Mahmudah (30) menyatakan, ia memilih ikut program KB setelah memiliki anak satu. Alasannya, ia dan suaminya ingin membesarkan anak pertamanya dulu dengan penuh kasih sayang.

”Kasihan masih kecil, biar tumbuh dengan penuh kasih sayang dari orangtuanya. Ini juga menjadi kesepakatan kami berdua sejak anak pertama lahir,” ucap Mahmudah.

Meski dirinya kurang paham soal program KB, tambah Mahmudah, hal itu tidak menjadi persoalan. Sebab, masih ada bidan desa yang siap membantunya dalam hal KB. (Nur Hidayah / Aries Budi)