Pembunuh Rozak Kembali Jadi Pesakitan

KENDAL – Sutrisno (20) alias Jhon Tris, warga Dukuh Tlogo RT 2 RW 3 Kelurahan Jatibarang, Kecamatan Mijen, Semarang, kembali meringkuk di sel tahanan Polres Kendal. Pria penuh tato ini diringkus tanpa perlawanan setelah dinyatakan buron karena melakukan penusukan terhadap Abdul Rozak.

Kapolres Kendal, AKBP Harryo Sugihharto menceritakan, pelaku menikam warga Limbangan Boja, Kendal, hingga tewas. Sebelumnya, tersangka juga pernah mendekam dijeruji besi dengan kasus penganiayaan. 

”Penusukan tersebut dipicu lantaran pelaku tidak terima bersenggolan dengan Abdul Rozak. Saat asik berjoget dipertunjukan konser musik Reggae, dilapangan Sepakbola Desa Limbangan, Boja, Sabtu (14/12/2013), sekitar pukul 21.45,” katanya. 

Harryo menceritakan, pelaku di bawah pengaruh minuman keras. Pria asal Mijen ini langsung mengambil sajam sejenis pisau milik temannya. Dia menusuk bagian perut Abdul Rozak satu kali, ditengah kerumunan penonton yang sedang berjoget.

”Luka dibagian perut Abdul Rozak sangat parah, hingga nyawanya tidak tertolong setelah mengalami kritis dua hari di rumah sakit,” kata kepada Koran Muria, kemarin.

Harryo menambahkan, selain Jhon Tris, masih ada tersangka lain, yakni Ariadi alias Modot, rekan tersangka yang kini masih buron. Modot diduga melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap dua penonton lain menggunakan sebilah sabit.

”Perkelahian kembali terjadi, Modot menganiaya Niko Ardhi Tunggal dan Eko Setyawan menggunakan arit. Akibatnya kedua penonton itu mengalami luka dibagian tangan terkena sabetan arit,” jelasnya.

Sementara, pelaku Sutrino mengakui menusuk korban dalam kondisi mabuk setelah menenggak minuman keras. Menurutnya, melakukan perbuatan nekat lantaran tidak terima bersenggolan dengan Abdul Rozak saat asik berjoget.

”Lalu saya lari menuju gawang utara untuk pinjam pisau milik teman. Kemudian saya berkelahi lagi dengan dia dan menusuk dibagian perutnya satu kali,” jelasnya. (M Hariyanto / Suwoko)