DPRD Rembang Desak Pemkab Bangun JLR

REMBANG  – DRPD Rembang mendesak pemkab segera merancang proyek pembangunan Jalan Lingkar Rembang (JLR). Upaya itu dilakukan agar arus lalu lintas lebih tertata dengan baik. Sebab, sampai saat ini arus lalu lintas hanya terfokus pada satu titik, sehingga kendaraan berat kerap melintas di kawasan kota Rembang.

Anggota Komisi C DPRD Rembang Puji Santoso menyatakan, langkah ke depan yang perlu diprioritaskan adalah pembangunan jalur lingkar selatan antara Desa Tireman-Ngotet-Sendangagung-Banyudono-Pantura. Keberadaan jalan lingkar sangat penting untuk mengurangi kesemrawutan lalu lintas kawasan Pantura dalam kota. Apalagi dua kabupaten tetangga, yakni Kudus dan Pati juga sudah punya jalan lingkar.

”Kami berharap, Pemkab Rembang bisa menangkap secara baik rencana ini. Selain itu, kami juga meminta agar pemkab lebih intens berkoordinasi dengan pusat agar bisa mendapatkan anggaran untuk pembuatanJLR,” ujar Puji Santoso, kemarin.

Menurut dia, mencuatnya wacana pengalihan terminal tipe B di kawasan alun-alun lebih baik dibatalkan. Daripada harus dialihkan, lebih baik fasilitas terminal dilengkapi, termasuk tempat peneduh untuk calon penumpang. Karena jika dipindah ke pinggiran kota, dikhawatirkan terminal semakin sepi.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika (Dinhubkominfo) Rembang, Suyono mengatakan,  jika terminal harus dipindah maka statusnya tidak perlu dinaikkan dari terminal tipe B ke tipe A. Dua lokasi memang masuk pengkajian,  yakni sekitar pempatan Galonan Rembang dan Desa Banyudono, Kecamatan Kaliori. Namun karena Pemkab tidak mempunyai aset tanah di dua titik tersebut, maka perlu pengadaan lahan baru dengan anggaran cukup besar.

 ”Sebenarnya wacana pemindahan terminal tidak menjadi prioritas, namun penambahan terminal atau pangkalan truk akan lebih efektif mengurangi kesemerawutan parkir di jalur Pantura. Pembangunan jalan lingkar juga tengah kami lakukan kajian, jika memang memungkinkan, tentu akan kami usulkan kepada pemkab,” terangnya. (Ahmad Feri / Sumarni)