Penindakan APK Melanggar Tak Tegas

KENDAL – Panwaslu Kabupaten Kendal dinilai tidak tegas dalam menindak alat peraga kampanye (APK) melanggar. Hal ini terlihat semakin bertambahnya APK melanggar yang terpampang di jalan protokol maupun melintang di tengah jalan.
Dari pantauan Koran Muria, APK melanggar menyebar hampir di semua wilayah di Kendal. Terutama di jalan protokol seperti sepanjang Jalan Brangsong, Jalan Kaliwungu, dan Jalan Tentara Pelajar. Hal terparah terlihat di Jalan Brangsong, setidaknya ada empat Baliho yang melintang. Sementara Jalan Kaliwungu hampir merata di sepanjang jalan.
APK tersebut terpaku di pepohonan, sedangkan di Jalan Tentara Pelajar, juga sama merata di sepanjang Jalan Kebondalem hingga Sijeruk. Ketua Panwaslu Kendal Supriyadi telah menyatakan akan menindak tegas APK melanggar. Meski demikian pihaknya belum bisa menentukan kapan pencopotan akan dilakukan.

”Kami masih menentukan waktu terkait penindakan APK melanggar. Kami akan berkoordinasi dengan KPU Kendal dan pemkab, melalui Satpol PP untuk menurunkan APK tersebut,” katanya Kepada Koran Muria, kemarin.
Supriyadi mengakui, sebelumnya telah merekomendasikan surat peringatan melaui KPU Kendal, agar pemilik APK mencopot sendiri. Namun menurut dia, hingga kini pihaknya belum menerima surat balasan dari pemasang APK terkait.
”Sampai sekarang ini belum ada respon positif dari para caleg dan parpol. Meski demikian kami akan menindak tegas sesuai wewenang kami,” ujarnya.
Terpisah, Ketua KPU Kendal Wahidin Said mengakui, hingga kini belum mendapat surat balasan dari caleg maupun parpol terkait peringatan itu. Menurut dia, KPU tak bisa melakukan penertiban, sebelum ada rekomendasi dari panwaslu.
”Aturanya, apabila parpol atau caleg memasang APK tidak sesuai ketentuan, maka panwaslu menyampaikan kepada KPU, bahwa APK itu melanggar. Sehingga KPU Kendal melaksanakan rekomendasi dari panwaslu,” jelasnya.
M HARIYANTO / ALI MUNTOHA