Semarang Dinilai Kota Hijau

KOTA SEMARANG – Kota Semarang masuk delapan besar, dalam pemilihan Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) dari Kementerian Pekerjaan Umum. Kepala Bappeda Kota Semarang Bambang Haryono mengatakan pihaknya bersama Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, telah memaparkan proposal Eco District kepada dewan juri.

”Eco District merupakan konsep pembangunan kota berkelanjutan di Perancis, yang bisa diterapkan pada level rencana detail tata ruang (RDTR). Penerapan itu juga sampai pada rencana tata bangunan dan lingkungan (RTBL) di Indonesia,” katanya.

 

Sementara itu, Wali Kota Hendrar Prihadi menyebutkan, selama ini Kota Semarang menjadi salah satu kota terbaik dalam pelaksanaan P2KH. Hal itu berlangsung sejak 2012 lalu.

”Kami juga berkomitmen dalam upaya mewujudkan kota hijau melalui berbagai cara. Termasuk menyematkan implementasi delapan atribut kota hijau, ke dalam kebijakan pembangunan Kota Semarang,” tuturnya. 

Implementasi delapan atribut kota hijau itu, tambah Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, yakni, green planning & open space, green spatial planning, green energy, green building, green waste, green transportation, green building, dan green water. ”Semuanya telah diterapkan di tiap wilayah di kota ini,” imbuhnya.

TRI WURYONO / ARIES BUDI