Banyak Dana Kampanye Tak Jelas

JAKARTA – KPU menemukan banyak sumber dana kampanye yang dilaporkan parpol peserta pemilu, yang tak jelas. Sumber dana yang direkap parpol banyak yang tak dilengkapi dengan identitas penyumbang, sehingga harus diperbaiki.

”Parpol masih tidak lengkap menyerahkan informasi penerimaan sumber dana kampanyenya. Kami menemukan penyumbang ke parpol tidak jelas identitasnya,” kata Komisioner KPU Sigit Pamungkas, dikutip Antara, kemarin.

Bahkan, dalam laporan dana kampanye, disebutkan penyumbangnya adalah ”Hamba Allah” ataupun tanpa nama. Meski demikian, Sigit belum mengungkapkan parpol mana saja yang melampirkan dana kampanye yang jelas tersebut.

 

Partai politik yang menerima dan menggunakan dana kampanye dari sumber yang bisa dikenai sanksi pidana pemilu.

”Penyumbang dana kampanye ke parpol harus jelas identitasnya. Kalau ada ”Hamba Allah” menyumbang, uang itu harus dikembalikan dan tidak boleh digunakan. Karena bisa kena pidana pemilu,” kata Sigit.

Parpol, termasuk para caleg, harus menyerahkan laporan penerimaan sumbangan dana untuk kampanye. Laporan dana kampanye harus jelas dan terperinci, termasuk menyertakan identitas pemberi sumbangan.

Ketentuan tersebut, tertuang dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu, serta PKPU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaporan Dana Kampanye.

”Dalam undang-undang sudah ditentukan, pemberi sumbangan harus menyertakan paling tidak nama, alamat, dan NPWP (nomor pokok wajib pajak),” tambahnya.

ALI MUNTOHA