Miss Indonesia 2014 Pulang Kampung Dikerubuti Penggemar dan Siap Promosikan Batik Blora

BLORA-Maria Asteria Sastrayu Rahajeng, Miss Indonesia 2014 pulang ke kampung halamannya, Minggu (30/3). Meski mewakili Sulawesi Barat, Maria merupakan dara kelahiran Blora, 3 Oktober 1991. Kedatangan putri dari pasangan Christoporus Harno dan Maria Ekawati itu, tak pelak mengundang antusias dari masyarakat Blora yang mengaguminya.

Lanjutkan membaca

Mengkritisi Manajemen Keua ngan Parpol

Oleh : Dian Ardiyanti

Mahasiswi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta.Penggiat Lembaga Pers Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (LPM UNY).

Agaknya manajemen administrasi keuangan partai politik (parpol) di Indonesia masih sangat buruk. Hal ini terlihat dari penyerahan laporan awal dana kampanye yang dilakukan pada masa injury time. Manajemen administrasi keuangan ternyata masih menggunakan pola SKS, yakni “sistem kebut semalam”. Padahal sebagian besar partai peserta pemilu 2014 mendatang adalah partai politik lama. Di skala nasional, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menempati posisi pertama partai peserta pemilu dengan anggaran dana kampanye terbesar, yakni mencapai Rp 306 miliar. Sementara itu, dana kampanye paling sedikit adalah Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dengan anggaran dana kampanye sebesar Rp 29 miliar. Sementara itu anggaran dana kampanye parpol lain, yakni Partai Demokrat sebesar Rp 268 miliar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sebesar Rp 220 miliar, Partai Golongan Karya (Golkar) sebesar Rp 174 miliar, dan Partai Amanat Nasional sebesar Rp 170 miliar. Parpol lain seperti Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Bulan Bintang (PBB), anggaran dana awal kampanye yang dilaporkan berturut-turut sebesar Rp140 miliar, Rp 97 miliar, Rp 82 miliar, Rp 69 miliar, serta Rp 47,6 miliar.

Lanjutkan membaca

Tetap Berbakti di Masa Sulit

GROBOGAN – Kasih anak sepanjang galah, kasih ibu sepanjang jalan. Semua pasti pernah mendengarnya dan rata-rata akan menyatakan setuju dengan peribahasa itu. Namun, yang terjadi di Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug akan bertolak belakang dengan peribahasa tersebut.

Lanjutkan membaca

DPRD Rembang Desak Pemkab Bangun JLR

REMBANG  – DRPD Rembang mendesak pemkab segera merancang proyek pembangunan Jalan Lingkar Rembang (JLR). Upaya itu dilakukan agar arus lalu lintas lebih tertata dengan baik. Sebab, sampai saat ini arus lalu lintas hanya terfokus pada satu titik, sehingga kendaraan berat kerap melintas di kawasan kota Rembang.

Lanjutkan membaca