Gubernur Jawa Tengah Optimistis Mampu Sediakan Lahan Kedelai

KOTA SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan, optimistis mampu menyediakan lahan kedelai seluas 20 ribu hektare. Luas tersebut sesuai permintaan pemerintah pusat, dalam upaya mencukupi kebutuhan di tingkat nasional.
”Sebelumnya sudah ada 8.800 hektare lahan kedelai. Terakhir Kabupaten Banyumas, teah siap 10 ribu hektare. Artinya target 20 ribu hektare Insya Allah tercapai,” katanya kepada Antara, Jumat (21/2).
Ganjar menjelaskan, penyediaan 20 ribu hektare lahan di Jateng, terkait dengan rencana pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, yang akan memberikan bantuan benih kedelai untuk meningkatkan produktivitas kedelai nasional.

Menurut dia, Pemprov Jateng telah membentuk tim khusus dari satuan kerja perangkat daerah terkait, untuk memetakan dan melakukan survei lahan potensial untuk tanaman kedelai.
“”Sudah saatnya Jawa Tengah bisa berdaulat pangan, khususnya kedelai. Para petani akan didorong agar mau menanam kedelai,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Tengah Suryo Banendro mengatakan, lahan seluas 8.800 hektare itu tersebar di Kabupaten Grobogan seluas 5.000 hektare, Wonogiri 1.500 hektare, Kebumen 500 hektare, PT Perkebunan Nusantara 300 hektare, Perhutani 500 hektare, dan Rembang 1.000 hektare.
”Provinsi Jateng dinilai berpotensi memberikan kontribusi tinggi dalam meningkatkan produksi kedelai nasional, karena produksi di Jateng di atas rata-rata produksi nasional,” katanya.
Jumlah produksi kedelai di Jateng saat ini, kata dia, sebesar 1,5 ton per hektare, sedangkan produksi kedelai nasional rata-rata hanya berkisar 1,3 ton per hektare.
SUMARNI