Perangkat Desa di Rembang Lolos Jadi Caleg

REMBANG – Seorang aparatur di Desa Sampung, Kecamatan Sarang, lolos sebagai caleg alias masuk sebagai daftar caleg tetap (DCT) Pemilu 2014. Temuan ini terungkap, ketika warga setempat melapor pada Panwaslu Rembang.
Laporan dilayangkan setelah perangkat berinisial TW itu, diketahui warga menjadi anggota aktif partai politik.
Ketua Panwaslu Rembang Muchlis Ridlo menyatakan, pihaknya telah melakukan klarifikasi. Menurutnya TW tercatat sebagai caleg salah satu parpol. Muchlis menyebutkan, berdasarkan pengakuan TW, sampai saat ini surat pengunduran dirinya masih dalam proses.
Meski demikian, TW akan diminta memilih mundur dari partai politik, atau perangkat desa. Bahkan rekomendasi berupa pemberhentian dari kursi perangkat desa, tetap dilayangkan pada Kades Sampung.

”Berdasarkan hasil klarifikasi yang bersangkutan, menyebutkan sudah berniat mengundurkan diri dari perangkat desa sejak lama. Oleh karena itu, kami telah memberikan rekomendasi kepada Kades Sambung agar segera menggantinya dengan perangkat yang baru,” katanya, Selasa (18/2).
Saat disinggung terkait lolosnya perangkat desa dalam DCT, Muchlis menjelaskan bahwa dalam aturan KPU tak ada larangan perangkat mencalonkan diri. Namun menurut dia, larangan itu justru tertuang dalam undang-undang desa, maupun peraturan pemerintah. Yang menyebutkan perangkat desa, dilarang ikut berkampanye.
”Jika memang perangkat desa maupun kepala desa ingin maju sebagai caleg, maka syaratnya mereka harus mundur dari jabatannya. Jika tidak, tentu mereka bisa dicoret sebagai caleg karena tidak memenuhi syarat sebagai DCT,” tegasnya.
Keterlibatan abdi negara ini semakin menambah daftar aparat desa di Kota Garam yang terlibat politik praktis menjadi sembilan orang. Tujuh perangkat desa tercatat berasal dari Kecamatan Sedan, dan satu perangkat desa di Kecamatan Bulu.
AHMAD FERI / ALI MUNTOHA